Geger BGN Batalkan Pengadaan LED Rp535 Miliar, Sudaryono Bongkar Alasannya

Jumat 04-09-2026,10:06 WIB
Geger BGN Batalkan Pengadaan LED Rp535 Miliar, Sudaryono Bongkar Alasannya

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membatalkan pengadaan layar LED yang sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial-disway.id/Anisha Aprilia -

"Dan Anda bisa lihat di tahun 2027 itu tidak ada belanja modal. Jadi tidak ada pengadaan yang aneh-aneh," ujarnya.



BACA JUGA:Optimalkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk membatalkan rencana pengadaan perangkat LED senilai Rp535 miliar setelah ditemukan persoalan terkait pagu anggaran.



Kepala BGN Sudaryono mengatakan unggahan di media sosial seolah menggambarkan dirinya bersama dua wakil kepala BGN melakukan pengadaan LED senilai Rp535 miliar



"Seolah-olah saya sebagai kepala BGN dan Waka saya kemudian membeli LED yang nilainya Rp535 miliar itu bisa membeli pesawat," kata Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Kamis, 3 September 2026.



Sudaryono meyakini, informasi tersebut didapatkan usai pengunggah melihat Inaproc.

Ia menyebut proses tersebut kemudian menjadi sorotan setelah tercantum dalam laman Inaproc.


BACA JUGA:BGN Ubah Insentif Dapur MBG Rp6 Juta per Hari, Kini Disesuaikan Jumlah Porsi


"Saya yakin yang memposting melihat halaman Inaproc. Jadi begitu kami masuk kami dilaporkan terkait ini," ujarnya.



Menurut Sudaryono, proses pengadaan tersebut belum masuk ketika pihaknya belum menggunakan sistem tersebut pada 1 April.

Namun, setelah mulai masuk pada 1 Juli, muncul keputusan terkait pengadaan LED tersebut.



Ia menegaskan BGN kemudian memutuskan untuk membatalkan pengadaan tersebut.

Menurut Sudaryono, ada dua alasan yang menjadi dasar pembatalan pengadaan tersebut.

BACA JUGA:Rp535 Miliar Batal Digelontorkan! BGN Hentikan Pengadaan LED yang Dinilai Mengada-ngada

Pertama, ia menilai alasan pengadaannya tidak tepat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: