AI Mulai Masuk Studio Desainer, Ini yang Dilakukan Gemini di Dunia Fashion

Jumat 04-09-2026,21:38 WIB
AI Mulai Masuk Studio Desainer, Ini yang Dilakukan Gemini di Dunia Fashion

Salah satunya melalui Gemini milik Google yang kini digunakan sejumlah desainer Indonesia untuk menyederhanakan alur kerja studio, memperluas eksplorasi kreatif, hingga mempercepat proses pengembangan koleksi fashion.--Istimewa

Bersama Gemini, ia memperdalam risetnya, menghadirkan bespoke couture yang dilengkapi dengan catatan narasi terstruktur serta bibliografi riset yang komprehensif.

BACA JUGA:Kain Ulos Ikut Tren, Warna Pastel Bikin Wastra Batak Makin Fashionable

STELLARISSA oleh Stella Rissa 

Serial Animasi Podcast hingga Mainan Koleksi 3D: Dikenal dengan siluetnya yang tegas dan sensual, Stella Rissa memanfaatkan Gemini sebagai mitra studio intuitif untuk mengembangkan karakter lukisan tangannya, Starlet.

Melalui perputaran karakter 360 derajat dan pengepasan busana runway virtual (runway virtual fitting), ia mentransformasikannya ke dalam ekosistem multimedia yang ekspansif, meliputi rencana serial animasi podcast hingga koleksi figur seni fisik 3D.

Bersama Gemini, Stella memperluas dunia IP miliknya tanpa menghilangkan kehangatan dan keaslian sentuhan seni buatan tangan.

BACA JUGA:Di Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution dan Menpar Bicara Masa Depan Kain Ulos

TWO STITCHES oleh Andy Tan & Jerome Kurnia 

Kreatif Tanpa Batas: Dikenal dengan busana streetwear avant-garde dan pakaian everyday essentials, Two Stitches memanfaatkan Gemini untuk menyatukan tim desain dan bisnis yang tersebar di Jakarta, Bali, dan Berlin dalam perilisan koleksi terbaru mereka, "MRTYNY".

Melalui konversi sketsa konseptual menjadi simulasi jatuh kain 3D dan pengepasan virtual pada simulasi model di Gemini, TWO STITCHES memangkas waktu yang diperlukan untuk proses pembuatan sampel fisik dari hitungan bulan menjadi hitungan hari. Ini juga dipadukan dengan analisis pasar prediktif dan tolok ukur harga.

Bersama Gemini, TWO STITCHES berharap untuk dapat meminimalkan pemborosan akibat produksi berlebih melalui pendekatan kriya berbasis data (data-informed craft).

BACA JUGA:Di Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution dan Menpar Bicara Masa Depan Kain Ulos

Mendorong Era Baru Inovasi Kreatif Indonesia

Pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia didukung oleh adopsi digital yang kuat, di mana Indonesia kini menempati peringkat lima besar dunia dalam penggunaan Gemini.

Saat ini,  dari 2 prompt di Indonesia bersifat multimodal (memadukan teks dengan gambar atau video), dan para pengguna di seluruh negeri menghasilkan hampir 9 juta gambar lewat aplikasi Gemini setiap harinya—tertinggi di kawasan Asia Tenggara

.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait