AI Mulai Masuk Studio Desainer, Ini yang Dilakukan Gemini di Dunia Fashion

Jumat 04-09-2026,21:38 WIB
AI Mulai Masuk Studio Desainer, Ini yang Dilakukan Gemini di Dunia Fashion

Salah satunya melalui Gemini milik Google yang kini digunakan sejumlah desainer Indonesia untuk menyederhanakan alur kerja studio, memperluas eksplorasi kreatif, hingga mempercepat proses pengembangan koleksi fashion.--Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Kecerdasan buatan (AI) mulai mengambil peran baru di industri fashion Indonesia.

Bukan untuk menggantikan kreativitas desainer, teknologi ini justru dimanfaatkan sebagai mitra untuk membantu berbagai proses di balik lahirnya sebuah karya, mulai dari riset, pengembangan ide, hingga produksi.

Salah satunya melalui Gemini milik Google yang kini digunakan sejumlah desainer Indonesia untuk menyederhanakan alur kerja studio, memperluas eksplorasi kreatif, hingga mempercepat proses pengembangan koleksi fashion.

BACA JUGA:Cuma Hitungan Menit, Rasakan Manfaat Wellness Lavender hingga Patchouli ala Fashion Desainer Ariy Arka

Google hari ini mengumumkan “With Gemini, In Craft”, sebuah inisiatif yang memperlihatkan bagaimana asisten AI Google, Gemini, berperan sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.

Inisiatif ini menyoroti kemampuan Gemini dalam menyederhanakan alur kerja studio yang kompleks, memperkaya penuturan kisah (storytelling), dan menghubungkan perancang lokal dengan audiens global—sembari tetap menempatkan autentisitas seni dan keahlian kriya manusia sebagai pusat utama penciptaan karya.

Industri mode terus menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi kreatif Indonesia menyumbang 58,55% dari total ekspor barang kreatif pada awal tahun 2026 serta berdampingan bersama subsektor kuliner dan kriya sebagai penyerap tenaga kerja terbesar dari 27,4 juta pekerja kreatif di Indonesia tahun lalu

BACA JUGA:Bukan Sekadar Fashion, JF3 2026 Angkat Perjuangan Perajin Batik Lewat Koleksi HARSA

Untuk mendukung industri ini, Google berkolaborasi dengan tiga label mode terkemuka Indonesia dalam ranah riset warisan budaya, penuturan kisah multimedia, dan alur produksi lintas batas.

“With Gemini, In Craft membuktikan sebuah kebenaran mendasar: teknologi mencapai potensi terbaiknya ketika memberdayakan imajinasi manusia. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana Gemini berperan sebagai mitra yang personal, proaktif, dan andal di studio—menyederhanakan riset yang rumit, mengubah sketsa asli menjadi format multimedia beragam, dan mendorong pertumbuhan komersial tanpa batas. Seiring Gemini terintegrasi ke dalam alur kerja harian masyarakat Indonesia, kami tetap berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para kreator lokal, mendukung usaha kecil, merayakan warisan budaya, dan memastikan kreativitas manusia tetap menjadi pusatnya,” tutup Veronica Utami, Country Director, Google Indonesia.

BACA JUGA:Batik Tampil Lebih Modern Berkat Sentuhan Elegan Aureate Collection di Indonesia Fashion Week 2026

Kolaborasi Desainer: Bersama Gemini 

KRATON Auguste Soesastro 

Dikenal dengan teknik penjahitan arsitekturalnya, Auguste Soesastro memanfaatkan Gemini sebagai mitra riset saat merancang koleksi adibusana khusus (bespoke couture) bagi Kenya Kamalashila Soekarno, putri dari seniman ternama Enrico Soekarno.

Auguste memanfaatkan Gemini Deep Research untuk mengakses arsip internasional yang sebelumnya sulit dijangkau, menerjemahkan dokumen sejarah berbahasa asing, serta memverifikasi silsilah antargenerasi di enam wilayah leluhur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait