Daftar Gunung Api Paling Sering Erupsi di 2026, Gunung Semeru Tembus 1.811 Kali
Gunung Semeru.--
Letusan Gunung Ibu kerap disertai dentuman kuat dan gemuruh yang terdengar hingga ke pos pengamatan gunung api.
PVMBG menetapkan status Gunung Ibu pada Level III (Siaga). Masyarakat sekitar dan pendaki dilarang keras melakukan aktivitas di dalam radius bahaya sektoral yang telah ditetapkan.
Dari sisi frekuensi, Gunung Ibu berada di posisi kedua dengan 1.501 kali erupsi sepanjang 2026 hingga 7 September.
BACA JUGA:Sunan Ambu Ungkap Pandangan Mata Batin Soal Anak Gunung Krakatau: Bukan Mau Menakut-nakuti..
Gunung Semeru
Di Pulau Jawa, Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Malang juga masih menunjukkan aktivitas vulkanik.
Pada Sabtu, 5 September 2026, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami erupsi berupa hembusan abu yang disertai guguran lava.
Gunung Semeru terus melontarkan asap kawah bertekanan sedang hingga kuat yang membawa abu vulkanik ke arah kawasan lereng gunung.
Namun, jika melihat jumlah erupsi sepanjang 2026, Semeru justru menjadi yang paling sering mengalami erupsi.
Hingga 7 September 2026, Gunung Semeru tercatat mengalami 1.811 kali erupsi, sekaligus menempatkannya di posisi pertama dalam daftar gunung api dengan frekuensi erupsi terbanyak.
BACA JUGA:Sunan Ambu Ungkap Pandangan Mata Batin Soal Anak Gunung Krakatau: Bukan Mau Menakut-nakuti..
Gunung Lewotobi Laki-laki
Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih berada pada Level III (Siaga).
Rekaman riwayat letusan besar sejak Agustus 2026 menunjukkan aktivitas gunung ini masih fluktuatif. Aktivitas gempa dan hembusan asap kawah juga masih terpantau hingga pekan pertama September.
PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi.
Larangan juga berlaku pada sektor 4 kilometer ke arah utara-timur laut dan 5 kilometer pada sektor timur laut untuk mengantisipasi potensi ancaman bahaya guguran dan awan panas.
Sepanjang periode 1 Januari hingga 7 September 2026, Gunung Lewotobi Laki-laki tercatat mengalami 859 kali erupsi, menempatkannya di posisi ketiga setelah Semeru dan Ibu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: