IHSG Melesat 66 Poin, Tapi Ancaman The Fed Mulai Mengintai
IHSG dalam sesi perdagangan -Bianca -
JAKARTA, DISWAY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif pada perdagangan Selasa, 8 September 2026.
Setelah konsisten bergerak menguat sepanjang hari, IHSG akhirnya menutup perdagangan di zona hijau dengan kenaikan cukup signifikan.
IHSG ditutup menguat 66,77 poin atau setara 1,01 persen ke level 6.686,44.
BACA JUGA:IHSG Tutup Sesi I Menguat 0,84 Persen ke Level 6.674
Penguatan juga terjadi pada kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45. Indeks tersebut ikut menghijau dengan kenaikan 9,17 poin atau 1,40 persen ke level 665,58.
Namun, di balik penguatan pasar saham domestik, investor tetap perlu mencermati sentimen global, khususnya perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat.
BACA JUGA:IHSG Anjlok, 20 Saham Kesehatan Malah Kecipratan Berkah Abu Vulkanik Anak Krakatau
Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Menguat
Dilansir dari data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, indeks utama bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup mayoritas melemah.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada mengatakan, sentimen negatif di pasar saham AS salah satunya dipengaruhi laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan.
Kondisi tersebut turut meningkatkan peluang Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuannya dalam rapat kebijakan moneter bulan ini.
"Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ekonomi menciptakan 162.000 lapangan kerja pada Agustus 2026, hampir tiga kali lipat dari konsensus sebesar 56.000 pekerjaan," tutur Priyambada.
BACA JUGA:Terjun Bebas Jelang Akhir Pekan, IHSG Ambruk 0,47 Persen di Penutupan
Data ketenagakerjaan yang jauh lebih kuat dari ekspektasi tersebut menjadi perhatian investor karena dapat memberikan ruang lebih besar bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.
Jika ekspektasi kenaikan suku bunga semakin menguat, pasar keuangan global berpotensi kembali menghadapi tekanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: