Koperasi Didorong Jadi Motor Hilirisasi Sawit, LPDB Siapkan Pembiayaan

Senin 07-09-2026,21:40 WIB
Reporter: Reza Permana |
Koperasi Didorong Jadi Motor Hilirisasi Sawit, LPDB Siapkan Pembiayaan

Kementerian Koperasi Republik Indonesia terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan industri kelapa sawit yang berbasis koperasi.-dok disway-

MUSI BANYUASIN, DISWAY.ID – Kementerian Koperasi Republik Indonesia terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan industri kelapa sawit yang berbasis koperasi.

Hilirisasi sawit dinilai perlu melibatkan koperasi secara lebih kuat agar nilai tambah komoditas tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani.

Komitmen itu disampaikan dalam Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi yang berlangsung di Gedung OPP Room Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (11/8).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta, mulai dari petani sawit, asosiasi, kelompok tani, perangkat daerah, hingga pengurus koperasi.

Seminar menghadirkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani sebagai pembicara utama. Sementara Deputi Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi Panel Barus bertindak sebagai moderator.

BACA JUGA:Dana Bergulir LPDB Koperasi Berbuah Nyata, BMT THS Lombok Hubungkan Petani hingga Pasar

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet, Wakil Bupati Musi Banyuasin Abdur Rohman Husen, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, serta Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Abdul Ghani menyampaikan keterbukaan PT Agrinas Palma Nusantara terhadap kerja sama dengan koperasi petani sawit. Kolaborasi tersebut terutama diarahkan pada pengelolaan kebun sawit dan pengembangan industri hilir.

Ia menilai koperasi perlu ditempatkan sebagai mitra strategis dalam pengelolaan industri sawit. Dengan demikian, peran koperasi tidak sebatas sebagai wadah petani, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan dan mengelola nilai tambah komoditas sawit.

Menurutnya, penguatan peran koperasi diharapkan dapat membuat manfaat ekonomi dari industri sawit lebih banyak dirasakan secara langsung oleh petani.

Pemerintah Dorong Penguatan Peran Koperasi

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pemerintah memberikan dukungan terhadap berbagai bentuk kerja sama antara petani sawit rakyat dan PT Agrinas Palma Nusantara.

Ferry melihat perlu adanya penguatan posisi koperasi di tengah dominasi sektor swasta dalam industri sawit nasional. Koperasi, kata dia, harus menjadi salah satu pilar penting dalam membangun sistem ekonomi yang memberikan manfaat lebih adil kepada masyarakat.

Ia menegaskan, semangat yang terkandung dalam Pasal 33 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 menjadi salah satu landasan dalam membangun model pengelolaan sawit yang lebih berkeadilan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait