Minyak Dunia Tembus USD 100, Harga Emas Malah Terjun Bebas

Senin 14-09-2026,16:12 WIB
Minyak Dunia Tembus USD 100, Harga Emas Malah Terjun Bebas

Update harga emas di pasar dunia-Bianca-

JAKARTA, DISWAY.ID - Harga emas dunia kembali tertekan di tengah lonjakan harga minyak yang menembus level USD 100 per barel. 

Kondisi tersebut turut memperkuat kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. 

Dilansir dari data Trading Economics, harga emas kini kembali tertekan hingga sebanyak 37.3 poin, atau setara dengan 0,86 persen ke kisaran USD 431.306, dari posisi sebelumnya yang sebesar USD 4.380.

BACA JUGA:Minyak Dunia Bergejolak, Menteri Bahlil Tegaskan Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Tetap

Di sisi lain, harga beberapa komoditas lainnya pun juga terpantau mengalami penurunan yang cukup tajam.

Contohnya seperti perak, yang ikut menurun sebesar 1,29 persen ke kisaran USD 63.434, dari harga sebelumnya yang berjumlah USD 67.281. 

Adapun komoditas tembaga, yang terpantau melemah sebesar 1,43 persen ke harga USD 63.771.

"(Emas) tertekan oleh lonjakan harga minyak dan taruhan pada kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih ketat," tulis data tersebut, pada Senin 14 September 2026. 

BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, IHSG Diprediksi Melemah Akibat Sentimen Global

Di sisi lain, krisis Timur Tengah yang berkepanjangan juga telah memberikan dorongan inflasi pada ekonomi global.

Menyusul perkembangan tersebut, pasar pun kini turut memperkirakan sekitar 86 persen kemungkinan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin pada hari Rabu 16 September 2026 mendatang.

"Ini memperkuat pandangan hawkish terhadap suku bunga," tulis Trading Economics.

BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Pasca Amerika Setujui 10 Syarat Iran

Sementara itu, harga produsen AS juga meningkat pada bulan Agustus seiring dengan perang Iran yang mendorong biaya energi grosir lebih tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: