Harga Minyak Tembus USD 100, IHSG dan Bursa Asia Terkoreksi

Senin 14-09-2026,15:10 WIB
Harga Minyak Tembus USD 100, IHSG dan Bursa Asia Terkoreksi

IHSG memerah saat sesi perdagangan di pasar modal.-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID– Menyusul pelaksanaan Federal Open Market Committee (FOMC), dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap perdagangan saham kini menjadi fokus kewaspadaan sejumlah emiten.

Berdasarkan data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, kenaikan harga minyak dunia yang menyentuh di atas USD 100 per barel turut berkontribusi terhadap sentimen negatif pasar.

“Sentimen negatif disebabkan oleh harga minyak dunia yang menyentuh di atas USD 100 per barel akibat memanasnya konflik Iran-Amerika Serikat,” tutur Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada, Senin, 14 September 2026.

BACA JUGA:IHSG Tutup Sesi I Ambruk 1,70 Persen ke Level 6.429

Lebih lanjut, Priyambada menambahkan bahwa kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor pendek juga menjadi faktor yang perlu diawasi. Pasalnya, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) meningkat setelah laporan inflasi konsumen utama (Core CPI) menunjukkan kenaikan 0,4 persen MoM atau sedikit lebih tinggi dari perkiraan.

“Lonjakan imbal hasil (yield) US turut mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed),” tutur Priyambada.

Berdasarkan data MNC Sekuritas, penguatan harga minyak mentah dunia turut meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

“Pasar juga mencermati kenaikan probabilitas kenaikan fed fund rate yang saat ini sebesar 86,7 persen sebesar 25 bps ke 3,75 persen–4,00 persen,” tulis MNC Sekuritas, Senin, 14 September 2026.

Sejalan dengan hal tersebut, mayoritas bursa Asia terpantau ikut terkoreksi, di antaranya:

1. Nikkei (-0,76 persen)  

2. HSI (-0,29 persen)  

3. KOSPI (-2,11 persen)  

BACA JUGA:Apjatel Nilai Proyek SJUT Jakarta Perlu Kajian Matang agar Jadi Contoh Daerah Lain

Adapun beberapa sektor dan saham yang menjadi pemberat utama IHSG, di antaranya:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: