Pendaki WNA Tiongkok Terpeleset di Rinjani, Tim SAR Bergerak Evakuasi
Insiden tersebut menyebabkan korban mengalami benturan keras di kepala hingga jatuh pingsan.-dok Disway-
LOMBOK, DISWAY.ID-- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok bernama Li Xianhua (47/Wanita) dalam kondisi selamat.
Korban sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan akibat terpeleset di jalur pendakian Senaru–Batu Ceper, Gunung Rinjani, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru PIP 2026, SK Nominasi Dihapus
Insiden tersebut menyebabkan korban mengalami benturan keras di kepala hingga jatuh pingsan.
Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat terkait insiden ini pada pukul 10.00 WITA dari perwakilan EMHC, Mustiadi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Sembalun.
Guna mempercepat proses penyelamatan, personel tambahan dari Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal turut diberangkatkan ke lokasi kejadian.
BACA JUGA:OTT KPK di ATR/BPN Seret Fahd Arafiq, Golkar Tak Mau Gegabah
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Bustanil, menegaskan bahwa pihaknya mengerahkan kekuatan penuh guna memaksimalkan kelancaran operasi penyelamatan.
"Kami langsung merespons cepat laporan kondisi membahayakan manusia ini. Fokus utama adalah menjangkau korban secepat mungkin untuk memberikan pertolongan medis awal, mengingat korban dilaporkan mengalami cedera kepala dan pingsan," ujar Bustanil Selasa (15/9/2026)
Dalam pelaksanaannya, tim rescue dilengkapi dengan Alut (Alat Utama) SAR yang memadai, meliputi peralatan mountaineering, peralatan evakuasi medis, kendaraan operasional, dan peralatan pendukung lainnya.
Keberhasilan operasi SAR ini juga tidak lepas dari sinergi unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Nusa Medica Clinic Sembalun, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta para porter dan pemandu (guide) pendakian setempat.
Berkat kerja sama yang solid antarunsur di lapangan, sekitar pukul 20.15 WITA, tim rescue berhasil menjangkau korban. Evakuasi selanjutnya dilakukan secara estafet dari tim yang sebelumnya melakukan penanganan menuju Pos TNGR Senaru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: