Gerindra Sepakat Threshold Parlemen 5 Persen, Pembahasan RUU Pemilu Berlanjut

Kamis 17-09-2026,06:53 WIB
Gerindra Sepakat Threshold Parlemen 5 Persen, Pembahasan RUU Pemilu Berlanjut

Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengungkapkan partainya menyepakati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu-disway.id/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID - Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengungkapkan partainya menyepakati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu.

Sugiono mengatakan sejumlah ketua umum partai politik sebelumnya berkumpul untuk membahas sejumlah hal terkait RUU Pemilu. Dalam pertemuan tersebut, Partai Gerindra diwakili Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad.

"Jadi kemarin beberapa ketua umum partai berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku Ketua Harian untuk membicarakan mengenai hal-hal yang perlu dibicarakan dalam rangka Undang-Undang Pemilu," ujar Sugiono, Rabu, 16 September 2026.

BACA JUGA:Prabowo Ungkap Alasan Bentuk Universitas Republik Indonesia, Soroti SDM hingga Birokrasi 'Raja Kecil'

Menurut Sugiono, salah satu hal yang telah disepakati Gerindra adalah besaran PT sebesar 5 persen.

Ia menyebut sejumlah partai lain juga telah menyampaikan sikap serupa.

"Tapi satu hal yang sepertinya semua sepakat tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen," ujarnya.

Sugiono menyebut Golkar dan PKS juga telah menyampaikan sikap terkait PT 5 persen.

Namun, ia menegaskan pembahasan RUU Pemilu tidak hanya mengenai ambang batas parlemen.

BACA JUGA:654 Dapur MBG Kategori Kritis Terancam Tutup Permanen, BGN Beri Waktu 7 Hari

Menurut dia, pembahasan juga diarahkan agar penyelenggaraan pemilu menjadi lebih efektif dan efisien, sekaligus memastikan suara rakyat dapat terakomodasi secara optimal.

"Yang intinya adalah bagaimana pemilu ini bisa lebih efisien, efektif, kemudian juga bagaimana suara-suara rakyat, yaitu yang tersisa atau apa, itu tetap bisa terakomodir dengan baik. Karena bagaimanapun ya itu adalah suara dan aspirasi mereka," kata Sugiono.

Saat ditanya apakah angka 5 persen tersebut telah disepakati secara bulat, Sugiono menjelaskan bahwa Gerindra menyatakan persetujuan pada angka tersebut.

"Kalau kita setuju di 5 persen," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait