BULOG Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Kamis 17-09-2026,20:58 WIB
BULOG Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Perum BULOG terus mengoptimalkan dua instrumen utama pemerintah dalam pengendalian harga beras, yakni penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras, untuk memperkuat pasokan sekaligus menjaga keterjangkauan beras --BULOG

JAKARTA, DISWAY.ID – Perum BULOG terus mengoptimalkan dua instrumen utama pemerintah dalam pengendalian harga beras, yakni penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras, untuk memperkuat pasokan sekaligus menjaga keterjangkauan beras bagi masyarakat.

Dengan dukungan stok yang kuat dan jaringan pergudangan nasional, kedua program tersebut digerakkan secara masif dari Sabang sampai Merauke sebagai bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas pangan di seluruh Indonesia. 

SPHP dan Bantuan Pangan bergerak melalui dua jalur yang saling melengkapi.

BACA JUGA:BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau

SPHP memperkuat pasokan beras di tingkat konsumen melalui berbagai saluran distribusi, sementara Bantuan Pangan langsung menjangkau masyarakat penerima untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Dengan pola tersebut, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi terus digerakkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan sekaligus mendukung upaya menjaga keseimbangan pasokan dan harga beras.

Jika seluruh target dan alokasi tersebut dihitung untuk tahun 2026 beras SPHP 828 ribu ton kemudian tambahan SPHP 1 juta ton, serta Bantuan Pangan Februari–Maret, Juli–September dan Oktober–Desember—maka skala penugasan pemerintah melalui CBP pada 2026 mendekati 4,5 juta ton.

BACA JUGA:BULOG dan Kemenko Pangan Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Menjangkau Wilayah Selatan Lampung

Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat di berbagai penjuru Indonesia.

Skala penugasan pada 2026 menjadi semakin besar.

Target awal penyaluran SPHP ditetapkan 828 ribu ton, sementara Bantuan Pangan periode Februari–Maret memiliki pagu 664.888 ton dan periode Juli–September mencapai 997.332 ton.

BACA JUGA:Hadapi Ancaman El Nino, Bulog-TNI Kebut Penyaluran 1 Juta Ton Beras

Dengan penambahan SPHP 1 Juta ton dan Bantuan Pangan Oktober, November dan Desember yang diperkirakan kembali mencapai sekitar 997 ribu ton menjadi Penggunaan CBP lebih tinggi dibandingkan tahun-tahum sebelumnya.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan BULOG siap menjalankan penugasan tersebut dengan ditopang stok beras yang kuat dan tersebar di jaringan pergudangan seluruh Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: