Delegasi Indonesia Walk Out dari Sidang PBB, Netanyahu Lempar Sindiran 'Pengecut Moral'

Jumat 25-09-2026,12:48 WIB
Reporter: Anisha Aprilia |
Delegasi Indonesia Walk Out dari Sidang PBB, Netanyahu Lempar Sindiran 'Pengecut Moral'

Delegasi Indonesia memilih langsung mengosongkan kursi diplomasi tepat saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melangkah ke mimbar Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB di New York. -Kemlu-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Delegasi Indonesia memilih langsung mengosongkan kursi diplomasi tepat saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melangkah ke mimbar Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB di New York.

Dalam video yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, para diplomat Indonesia yang sebelumnya duduk di aulia sidang tampak bergegas meninggalkan kursi mereka saat Netanyahu dipersilakan naik ke mimbar untuk menyampaikan pernyataan nasional.

BACA JUGA:Kapan Bansos 2026 PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Warga Cek Jadwal Lengkapnya

Selain Indonesia, tampak pula diplomat dari berbagai negara lain berduyun-duyun meninggalkan kursi mereka dan keluar ruangan sebagai bentuk protes kepada pemimpin rezim zionis Israel itu.

Suasana tersebut membuat ruangan di dalam aula Majelis Umum PBB menjadi riuh saat para delegasi meninggalkan kursi mereka dan keluar ruangan.

Suasana itu juga membuat pemimpin sidang mengetuk palu untuk meminta para delegasi menjaga ketertiban.

BACA JUGA:5 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Dukung Skuad Garuda

Menanggapi situasi tersebut, Netanyahu justru melontarkan sindiran terbuka dari atas podium.

“Sebelum saya mulai, jika ada pengecut moral yang masih belum keluar dari aula ini, tolong lakukan sekarang,” kata Netanyahu meledek para peserta sidang, sebagaimana disiarkan UN Web TV, dikutip Jumat, 25 September 2026.

Dalam pidatonya, Netanyahu mengecam berbagai pihak, baik musuh maupun sekutu. Sasaran kritiknya mencakup para pemimpin Iran, Wali Kota New York City, hingga negara mitra seperti Inggris, Perancis, dan Turkiye.

Netanyahu memanfaatkan panggung global tersebut di tengah kampanye pemilihan umum Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.

BACA JUGA:Lirik Lagu Patient Zero Milik Taylor Swift Lengkap Terjemahannya, Single Baru Usai Menikah

Dalam sidang PBB itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono mendorong upaya perdamaian di Gaza, Palestina, berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan masyarakat setempat.

Perdamaian dinilai tidak cukup hanya ditandai dengan penghentian kekerasan, tetapi juga harus memberi ruang bagi masyarakat Gaza untuk membangun kembali kehidupan yang layak dan bermartabat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait