IHSG Memerah di Awal Pekan, Tertekan Reformasi Pasar Modal
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan di awal pekan--istimewa
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas menilai pelaku pasar juga akan mencermati pergerakan imbal hasil US Treasury, indeks dolar AS (DXY), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta harga minyak Brent.
Pergerakan sejumlah indikator tersebut menjadi perhatian di tengah risiko inflasi dan sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).
Perubahannya berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga AS dan arus dana ke pasar negara berkembang.
"Secara kalender, Senin relatif minim rilis data ekonomi utama AS; perhatian lebih besar akan tertuju pada data perdagangan China pada awal pekan, kemudian CPI AS pada Rabu 14 Oktober 2026 serta PPI dan Retail Sales AS pada Kamis (15/10)," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: