Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Sabtu 17-10-2026,12:30 WIB
Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa jajarannya tengah mempertajam implementasi program tahun 2026, sekaligus mengkonsolidasikan program kerja di tahun 2027 sesuai mandat yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto-Dok. Kemensos-

BEKASI, DISWAY.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa jajarannya tengah mempertajam implementasi program tahun 2026, sekaligus mengkonsolidasikan program kerja di tahun 2027 sesuai mandat yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

“Pertama, datanya makin akurat, sasaran (bansos)-nya makin tepat, dan penyelenggaraan yang semakin baik untuk sekolah rakyat. Tiga ini adalah mandat strategis Presiden yang terus kita matangkan supaya dampaknya juga makin nyata untuk masyarakat,” ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan Gus Ipul didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono saat memberikan arahan dalam kegiatan Konsolidasi Kinerja SDM Aparatur Kementerian Sosial dalam Pelaksanaan Program Tahun 2026 dan Rencana Program Tahun 2027 di Grand Ballroom Four Points Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 16 Oktober 2026.

BACA JUGA:Nama Sudirman Said Muncul dalam Survei Kepemimpinan Nasional 2029, Ini Respons MTI

Selain program prioritas Presiden, Gus Ipul melanjutkan, rumusan program kerja Kemensos juga harus mengacu pada amanat utama yang diberikan oleh konstitusi, UU Kesejahteraan Sosial, RPJMN, dan Renstra.

Dua hal lain selanjutnya yang tak kalah penting adalah cara kerja yang terarah terpadu dan berkelanjutan, serta semua harus terukur. 

Terarah dalam artian setiap kegiatan dan program yang dilaksanakan menuju satu tujuan yaitu graduasi; terpadu dengan berbasis pada satu data, satu perencanaan, satu evaluasi tanpa ego sektoral; serta berkesinambungan. 

Tiga bagian ini harus berjalan beriringan dikawal masing masing direktorat yaitu Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Rehabilitasi Sosial (Rehsos), dan Pemberdayaan Sosial (Dayasos).

Juga dukungan manajerial Sekretariat Jenderal dan pengawasan dari Inspektorat Jenderal. 

BACA JUGA:Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Perdagangan dan Ekonomi Bilateral

“Kalau sudah terukur, sudah terarah, sudah terpadu, sudah berkelanjutan, tinggal implementasi kita, konsistensi kita saja terhadap pelaksanaan di perencanaan supaya proses bisnis selesai,” jelasnya.

Gus Ipul mencontohkan, bantuan ATENSI harus berkelanjutan ke program pemberdayaan, sehingga penerima manfaat pada ujungnya, betul-betul bisa mandiri.

Jangan sampai penerima manfaat hanya mendapat bantuan kemudian ditinggalkan begitu saja tanpa ada proses pendampingan. 

Dengan mengacu pada mandat utama, cara kerja, serta indikator hasil yang terukur, Gus Ipul yakin akan ada p

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: