Kolaborasi ALVApipe dan MOVE Perluas Akses Air Bersih bagi Warga Wonorejo, Tulungagung

Selasa 20-10-2026,07:13 WIB
Kolaborasi ALVApipe dan MOVE Perluas Akses Air Bersih bagi Warga Wonorejo, Tulungagung

ALVApipe dan MOVE Bangun Jaringan Air Bersih 10,9 Kilometer di Desa Wonorejo----Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - ALVApipe turut mendukung program sosial pembangunan jaringan pipanisasi yang diinisiasi Muslim Volunteers in East Java (MOVE) di Desa Wonorejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Program ini mencakup pembangunan jaringan pipa sepanjang 10,9 kilometer untuk memperluas akses air bersih bagi warga dan sejumlah fasilitas umum.

Dalam kolaborasi tersebut, ALVApipe mendukung pengadaan pipa berbahan high-density polyethylene (HDPE) dengan memberikan harga khusus untuk kebutuhan kegiatan sosial. Sementara itu, MOVE menghimpun dana dari masyarakat dan para donatur guna mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan air bersih.

Chief Marketing Officer (CMO) ALVApipe, Christabelle Priscilla, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk berkontribusi dalam pemanfaatan produk perpipaan bagi kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat kegiatan ini sebagai sebuah inisiatif yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memperluas akses air bersih. Karena itu, ALVApipe berupaya mendukung kebutuhan perpipaannya agar kegiatan ini dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Wonorejo,” ujar Christabelle.

Keterbatasan Air Bersih Jadi Latar Belakang Program

Koordinator MOVE, Denny Kristanto, menjelaskan bahwa program pipanisasi berawal dari kondisi warga Desa Wonorejo yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Meski terdapat sumber mata air, lokasinya cukup jauh dari permukiman sehingga warga tidak mudah menyalurkan air secara mandiri ke rumah masing-masing.

“Di Desa Wonorejo sangat kekurangan air bersih. Meskipun ada sumber air, lokasinya jauh dari kampung dan warga juga tidak bisa mengambil atau menyalurkannya secara mandiri dari sumber air ke rumah. Sehingga mereka memohon bantuan ke MOVE untuk dibantu,” kata Denny.

Sebelum program direncanakan, akses air bersih di wilayah tersebut baru menjangkau sekitar 20–30 rumah. Jumlah itu masih terbatas dibandingkan kebutuhan masyarakat setempat.

“Di lokasi ini akses air bersih sangat terbatas, hanya beberapa rumah yang bisa mengakses air bersih. Tidak sampai ratusan, hanya sekitar 20–30,” jelasnya.

Denny juga menyebut terdapat wilayah yang warganya masih menggunakan air sungai untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya jaringan distribusi yang dapat menyalurkan air dari sumber menuju permukiman.

Jaringan Pipanisasi Sasar 145 Rumah dan Fasilitas Umum

Jaringan pipa sepanjang 10,9 kilometer dirancang untuk mengalirkan air dari mata air menuju sejumlah tandon yang ditempatkan di titik-titik tertentu. Dari tandon tersebut, air selanjutnya didistribusikan melalui jaringan pipa ke rumah warga dan fasilitas umum.

Berdasarkan data MOVE, program ini ditujukan untuk mendukung akses air bersih bagi 145 rumah, empat masjid atau musala, serta tiga sekolah di Desa Wonorejo.

Tiga sekolah penerima manfaat meliputi SDN 2 Wonorejo, TK Dharma Wanita 2 Wonorejo, dan PAUD Sinar Pagi Wonorejo. Adapun empat tempat ibadah yang masuk dalam jaringan tersebut adalah Musholla Al Falah Wonorejo, Musholla Darussalam Wonorejo, Musholla Al Muhajirin Wonorejo, dan Masjid Baitul Mukmin Wonorejo.

Ilustrasi jalur pipanisasi mencakup wilayah Dusun Wates, Suruh, dan Mboro berdasarkan dokumentasi MOVE.

Christabelle berharap dukungan material yang diberikan dapat membantu kelancaran pembangunan jaringan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait