BenQ Luncurkan Proyektor Golf Berbasis AI Pertama di Dunia, Hadirkan Visual Lapangan Lebih Realistis
BenQ Indonesia secara resmi memperkenalkan AK900ST dan AK800ST, proyektor golf berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di dunia, dalam ajang Indonesia Golf Festival 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang-Dok. BenQ Indonesia-
JAKARTA, DISWAY.ID - BenQ Indonesia secara resmi memperkenalkan AK900ST dan AK800ST, proyektor golf berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di dunia, dalam ajang Indonesia Golf Festival 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang.
Peluncuran ini menandai babak baru dalam teknologi simulasi golf yang menghadirkan pengalaman visual realistis, didukung oleh posisi BenQ sebagai No. 1 Projector for Golf Simulator.
Kedua proyektor ini mengusung BenQ AI Sim Sense™️, teknologi peningkatan kualitas gambar berbasis AI yang didukung oleh AI Processing Unit (APU) terintegrasi.
BACA JUGA:Telkomsel-FLOQ Lirik Aset Digital: Bakal Bisa Tukar POIN ke Kripto
Teknologi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman simulasi golf dengan visual yang menyerupai kondisi lapangan sesungguhnya. Selain itu, berbagai fitur otomatis turut mempermudah proses instalasi dan penyesuaian perangkat.
“BenQ menjadi pelopor dalam solusi proyeksi yang dirancang khusus untuk simulasi golf dengan melampaui batas proyeksi tradisional guna memenuhi kebutuhan unik dari pengalaman golf dalam ruangan yang imersif,” ujar Andryanto C. Wijaya, President Director BenQ Indonesia.
“Hari ini menandai langkah pertama kami dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam portofolio proyektor kami. Ke depannya, kami akan terus mengembangkan kecerdasan berbasis AI, otomatisasi, dan teknologi display adaptif untuk menghadirkan pengalaman proyeksi yang lebih cerdas dan intuitif serta membentuk generasi berikutnya dari solusi visual.”
Menghadirkan Pengalaman Golf Dalam Ruangan yang Lebih Realistis dengan AI
Menurut Grand View Research, pasar simulator golf global bernilai sekitar US$1,74 miliar pada 2024 dan diproyeksikan mencapai US$2,9 miliar pada 2030.
Pasar ini diperkirakan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 9,4%, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap hiburan dalam ruangan dan teknologi simulasi canggih.
Seiring perkembangannya, simulator golf tidak lagi sekadar menjadi sarana latihan, tetapi juga berkembang menjadi platform hiburan yang imersif.
Dalam konteks ini, realisme visual menjadi faktor penting untuk menghadirkan pengalaman bermain yang semakin mendekati kondisi lapangan sebenarnya, mulai dari akurasi warna rumput, persepsi kontur medan, hingga tampilan visual berskala besar yang sinematik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: