IHSG Dibuka Melemah 0,94 Persen ke Level 5.232,84 pada Kamis
Papan pergerakan sesi perdagangan di IHSG -Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis, 29 Oktober 2026, dengan pelemahan tajam. IHSG turun 49,48 poin atau 0,94 persen ke level 5.232,84.
Indeks LQ45 juga tertekan di pembukaan. Indeks tersebut melemah 5,61 poin atau 1,04 persen ke level 533,86.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Rabu, IHSG mencatatkan penguatan 16,18 poin atau 0,31 persen ke level 5.282,31 menyusul pengumuman langkah demutualisasi dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks LQ45 turut menguat 6,45 poin atau 1,21 persen ke level 539,47.
BACA JUGA:BULOG Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Pengawasan Nasional
Menurut data BRI Danareksa Sekuritas, penguatan tersebut mengindikasikan technical rebound setelah indeks beberapa kali mendapat respons beli di area support. Secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound secara terbatas selama bertahan di atas support 5.182–5.118.
Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp257 miliar di pasar reguler, menjadi pembelian bersih pertama setelah periode tekanan jual sebelumnya. Namun, tren pasar masih berada dalam kondisi bearish karena indeks berada di bawah MA20 (5.731) dan MA200 (6.899). MACD masih negatif, meski histogram yang menyusut mengindikasikan tekanan bearish mulai mereda.
BACA JUGA:Tabel KUR BCA 2026 Rp100 Juta, Solusi Pinjaman UMKM untuk Modal Usaha Punya Cicilan Ringan
Sementara itu, PT Mirae Asset Sekuritas memberikan empat rekomendasi saham dengan status buy:
BBNI
Resistance: 3.460–3.560
Support: 3.180
Stoploss: 3.170
Target: 3.770
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: