Siloam Hospitals TB Simatupang Raih Diamond Excellence Award, Layanan Stroke Kelas Dunia

Kamis 29-10-2026,15:27 WIB
Siloam Hospitals TB Simatupang Raih Diamond Excellence Award, Layanan Stroke Kelas Dunia

Fasilitas layanan Siloam Hospitals TB Simatupang-ist-

JAKARTA, DISWAY.ID – Pengakuan internasional kembali diraih Siloam Hospitals TB Simatupang.

Rumah sakit ini menjadi satu-satunya rumah sakit umum swasta di Jakarta yang meraih Diamond Excellence Award untuk Layanan Saraf dalam Pemeringkatan Rumah Sakit Tingkat Nasional 2026 dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Di tingkat global, Siloam Hospitals TB Simatupang juga kembali menerima Diamond Status ANGELS Awards dari World Stroke Organization (WSO) untuk periode Q3 2025–Q2 2026—menandai pencapaian Diamond ke-12 sejak 2022.

BACA JUGA:BGN Minta Maaf Usai Sejumlah Siswa di Bogor Alami Gangguan Kesehatan, SPPG Dramaga 4 Disetop Sementara

Penghargaan ini bertepatan dengan peringatan World Stroke Day, semakin memperkuat posisi Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai Stroke Ready Hospital yang mampu menghadirkan penanganan stroke cepat, terintegrasi, dan berstandar internasional.

Di antara penyakit tidak menular, stroke merupakan penyebab kematian kedua terbesar dan penyebab gabungan kematian serta kecacatan ketiga di dunia. Pada periode 1990–2021, beban stroke meningkat signifikan: 70% pada kasus baru, 44% pada kematian, 86% pada jumlah kasus yang ada, serta 32% pada Disability-Adjusted Life Years (DALYs). Faktor risiko metabolik berkontribusi sekitar 69,0%, diikuti faktor lingkungan (37,0%) dan perilaku (35,0%). Di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI (2024) mencatat stroke sebagai penyebab utama kecacatan (11,2%) dan kematian (18,5%).

dr. Dina Meliana, SpN, DAIFIDN, Spesialis Saraf Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan bahwa sebagai Stroke Ready Hospital, rumah sakit telah menerapkan sistem penanganan stroke terintegrasi dengan dokter dan perawat terlatih khusus.

“Kami telah mampu memulai trombolisis pada pasien yang memenuhi kriteria dalam waktu kurang dari 60 menit sejak tiba dia rumah sakit (door-to-needle time). Pada stroke iskemik, obat trombolitik membantu melarutkan bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah otak untuk mengurangi risiko kecacatan,” ujarnya.

BACA JUGA:Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan PBI yang Tidak Aktif Tanpa ke Kantor, Bisa Lewat HP

Terapi diberikan setelah evaluasi dokter dan pencitraan otak menyingkirkan perdarahan. Trombolisis intravena umumnya diberikan dalam 4,5 jam sejak gejala muncul. “Capaian door-to-needle time tercepat untuk trombolisis di Siloam Hospitals TB Simatupang adalah 13 menit,” tegas dr. Dina.

Kenali Gejala Stroke dengan BE FAST

Selain kesiapan rumah sakit, pemahaman masyarakat terhadap gejala stroke menjadi faktor penting. Siloam Hospitals TB Simatupang mengingatkan metode BE FAST:

· B (Balance): kehilangan keseimbangan atau kesulitan berjalan

· E (Eyes): gangguan penglihatan mendadak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: