Ekspor Meningkat, Mendag Busan Optimis Bawa UMKM Naik Kelas

Jumat 30-10-2026,21:33 WIB
Ekspor Meningkat, Mendag Busan Optimis Bawa UMKM Naik Kelas

Mendag Busan juga turut mengakui bahwa saat ini, kondisi perdagangan domestik sendiri memang kian dipenuhi dengan ketidakpastian, seiring dengan meningkatnya volatilitas global.-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Sebagai salah satu faktor yang memiliki peran vital dalam kelangsungan ekonomi negara Indonesia, unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sendiri selama bertahun-tahun telah menjadi pusat dari program utama lembaga perekonomian, tidak terkecuali Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Terkini, sebagai bagian dari rencananya dalam memperluas jangkauan perdagangan UMKM, Kemendag pun turut mengumumkan rencananya dalam mendongkrak kinerja UMKM hingga ke kancah global.

BACA JUGA:Pakai Pembalut Aja Kena Pajak, Pengamat Minta PPN 11 Persen Dihapus

Hal tersebut sendiri diumumkan secara langsung oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, saat menghadiri agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia, yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/10).

"Kita tahu bahwa salah satunya yang diminta dari kami adalah bagaimana UMKM ini menuju ke global. Sebenarnya, perjalanan kita itu buat kami tidak semata-mata mengenai sektor-sektor industri, tetapi bagaimana kita berjalan, industri kita bertumbuh," tutur Menteri yang akrab disapa Busan tersebut dalam sambutannya.

Dalam hal ini, Mendag Busan juga turut mengakui bahwa saat ini, kondisi perdagangan domestik sendiri memang kian dipenuhi dengan ketidakpastian, seiring dengan meningkatnya volatilitas global.

BACA JUGA:Batu Bara Sitaan Samin Tan Laku Rp264 Miliar, ke Mana Uang Hasil Lelangnya?

Kendati begitu, dirinya juga menambahkan bahwa Indonesia masih berada dalam posisi yang stabil, terlebih dengan meningkatnya angka ekspor hingga sebesar 4,7 persen per Agustus 2026.

"Jadi kalau kita lihat memang perkembangan perdagangan global kita memang banyak yang dihadapi. Tetapi kita optimis, karena export kita Agustus itu tepat naik 4,7 persen," papar Mendag Busan.

Menurutnya, angka ini pun juga menjadi penanda akan pertumbuhan pasar dalam negeri. Hal tersebut sendiri turut dibuktikan lewat angka impor negara dalam periode yang sama, yang 91 persennya didominasi oleh bahan-bahan pokok dan bahan olahan.

BACA JUGA:Denny Indrayana Ungkap Putusan MA Batalkan Suket Gibran

"Nah ini artinya bahwa industri di dalam negeri itu terus bertumbuh. Tapi kita pingin pasar domestik itu menjadi tempat tumbuh buat industri di dalam negeri, sementara pasar global menjadi peningkatan kapasitas industri kita untuk export," ucap Busan.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, dukungan pun turut diberikan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji, dalam mendukung komitmen tersebut.

Dalam penuturannya, dirinya menambahkan bahwa pengembangan hilirisasi diharapkan untuk tidak berhenti pada pengolahan bahan mentah, namun juga berkembang menjadi ekosistem baru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: