Dua Tahun Asta Cita dan Kerukunan Umat Beragama
Sigit Kamseno, Pranata Humas Ahli Muda, Kementerian Agama-Dok/Istimewa-
Ada pula pendekatan yang lebih inklusif. Dalam program Pancaran Gema MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, tercatat 10.867 orang lintas agama turut berpartisipasi. Pesannya sederhana: kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang perjumpaan kebangsaan.
Contoh lain lebih menarik lagi. Masjid Ramah Pemudik
Pada Lebaran 2025, sebanyak 1.617.641 pemudik singgah di masjid yang menyediakan layanan perjalanan. Di sana, pemudik disediakan tempat istirahat, air minum dan kudapan, tempat parkir yang aman, hingga toilet bersih. Pada Lebaran 2026, jumlahnya meningkat menjadi 3.592.348 orang. Bukan hanya pada musim mudik Lebaran, pada musim Natal dan Tahun Baru 2025, program masjid ramah pemudik juga dibuka. Tercatat 752.313 pemudik memanfaatkan layanan di 6.919 masjid.
Bayangkan, masjid menjadi tempat singgah bagi orang yang sedang menempuh perjalanan. Tidak ditanya agamanya. Tidak diperiksa identitas keyakinannya. Mereka datang untuk beristirahat, menggunakan fasilitas, dan melanjutkan perjalanan.
Di situlah agama hadir dalam bentuk yang sangat konkret: melayani manusia
Indonesia memang membutuhkan pembangunan jalan tol, pelabuhan, teknologi, dan industri. Tetapi semuanya akan kehilangan makna jika manusia kehilangan rasa hormat terhadap sesamanya.
Kita memiliki warisan sejarah sebagai bangsa religius. Nilai ketuhanan, gotong royong, dan penghormatan terhadap kemanusiaan telah lama hidup dalam tradisi masyarakat. Modernisasi tidak boleh menghapus warisan itu. Justru harus memperkuatnya.
Dua tahun Asta Cita memberi kesempatan untuk melihat bahwa kerukunan bukan sekadar slogan. Ia harus hadir dalam kebijakan, pelayanan, dan kehidupan sehari-hari.
Sebab, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu membangun gedung tinggi, ia juga bangsa yang mampu membangun jembatan di antara perbedaan. Jembatan itu bernama kerukunan.
*) Sigit Kamseno, Pranata Humas Ahli Muda, Kementerian Agama
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: