Menteri Dody Ubah Pola Kerja Pembangunan Sabo Dam Semeru

Sabtu 07-11-2026,22:54 WIB
Menteri Dody Ubah Pola Kerja Pembangunan Sabo Dam Semeru

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, metode pembangunan sabo dam ke depan perlu dilakukan secara lebih adaptif dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi bahaya di lokasi pekerjaan-disway.id/Cahyono-

Berdasarkan realisasi pekerjaan hingga 6 November 2026, penanganan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Sumbersari, Tempursari, dan Jugosari di Desa Sumberwuluh.

Di Sumbersari, penanganan difokuskan pada perbaikan tanggul yang mengalami kerusakan sepanjang sekitar 45 meter dengan tinggi sekitar 8 meter.

Pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi perbaikan tanggul dengan ketinggian mencapai 6 meter serta peninggian tanggul akses masuk alat berat sekitar 0,5 meter, sepanjang 15 meter dan lebar 3 meter. Penanganan di lokasi ini didukung satu unit excavator.

BACA JUGA:Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Sementara di Tempursari, Kementerian PU melalui BBWS Brantas telah melaksanakan pembangunan tanggul darurat sekaligus pengalihan alur sungai sepanjang 600 meter.

Penanganan juga mencakup perbaikan jalan warga yang terputus sepanjang 150 meter serta penutupan alur sungai dari arah hulu untuk mengendalikan aliran air. Pekerjaan tersebut didukung dua unit excavator.

Adapun di Jugosari, Desa Sumberwuluh, penanganan difokuskan pada pembangunan jalan dan tanggul darurat sepanjang 400 meter, termasuk penambahan tinggi tanggul sekitar 1 meter. Untuk pembangunan jalan darurat telah mencapai 50 meter dari rencana sepanjang 180 meter. 

BACA JUGA:Pengendalian Banjir Tanjungpinang Tak Cukup Andalkan Waduk Srikaton, Ini Arahan Menteri PU

Secara keseluruhan, penanganan darurat di ketiga lokasi tersebut didukung empat unit excavator.

Melalui percepatan penanganan darurat dan evaluasi metode pembangunan infrastruktur pengendali sedimen, Kementerian PU berkomitmen memperkuat mitigasi bencana di kawasan Gunung Semeru. (#PU608)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait