Bripka Andry Ngaku Dapat Ancaman Usai Bongkar Praktik Setoran: Satu Dinas Marah, Kok Dibongkar Semua

Selasa 20-06-2023,05:44 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Khomsurijal Wahibudiyak

JAKARTA, DISWAY.ID-- Anggota Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau, Bripka Andry Darma Irawan mengaku sempat mendapatkan ancaman seusai dirinya membongkar praktik setoran sejumlah uang dari bawahan ke atasan di satuannya.

"Satu dinas kemarin mereka marah, kok dibongkar semua. Terus juga sampai juga ke adik saya, ipar saya ditemui, kok dibongkarnya itu, kasihan kalau masuk," kata Andry kepada wartawan di Halaman Gedung Div Propam Polri, Jakarta, Senin, 19 Juni 2023.

BACA JUGA:Bripka Andry Minta Propam Polri Segera Usut Setoran di Brimob Riau

Meski demikian, ia mengaku siap akan menghadapi konsekuensi usai membongkar praktik menyetor ke atasan tersebut. 

“Ya pastinya itu yang saya terima, tetapi saya tidak mau bawa hal itu, artinya saya sudah siap atas apapun yang terjadi,” ujar Bripka Andry Darma. 

Selain dirinya, keluarga hingga orang-orang terdekat Bripka Andry Darma Irawan juga turut mendapatkan ancaman tersebut.

Walaupun rekan-rekan Bripka Andry marah, mereka juga memberi masukan. Anggota Brimob Polda Riau itu diminta untuk tidak berdinas terlebih dulu.

"Saya diminta jangan masuk tapi proses di Paminal Polda saya ikuti terus," kata Andry.

BACA JUGA:Tampil di Konser Jakarta Fair, Mahalini 'Hipnotis' Penonton

Sebelumnya, Bripka Andry Dharma Irawan SAP yang merupakan anggota Brimo Batalyon B Manggala Junction Polda Riau curhat di media sosial, tak terima dirinya dimutasi.

“Izin, saya Bripka Andry Dharma Irawan SAP sebelumnya berdinas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir. Saya dimutasi Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru,” kutip Caption Instagram @andrydarmairawan07.2.


Anggota Brimob Polda Riau, Bripka Andry berharap kasus setor Rp 650 juta ke atasan diselesaikan secara Presisi.-Disway.id/Anisha Aprilia-

Tak hanya itu, dalam postingan tersebut Andry pun menampilkan tangkap layar bukti transferan sejumlah uang diduga ke atasannya, Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau Kompol PHS.

BACA JUGA:Ini Alasan PKB Yakin Prabowo Tetap Pilih Cak Imin Cawapresnya

Pada postingan tersebut, Andry mengaku telah melakukan transfer ke terduga atasannya sebanyak Rp650 juta.

Kategori :