Wasiat Icha
Ilustrasi Catatan Dahlan Iskan tentang kematian dr Icha.--
Isi surat wasiat almarhum dr Icha mengubah sikap keluarganyi. Awalnya pihak keluarga sudah menerima kematian itu. Bahkan menolak jenazah dr Icha diotopsi.
Tanggal 3 Juli kemarin pihak keluarga resmi mengadukan anggota DPRD kabupaten Timor Tengah Utara ke Polda Nusa Tenggara Timur di Kupang.
Tiga orang anggota DPRD yang diadukan. Ditambah satu orang dokter hewan. Meraka dianggap menjadi penyebab kematian dokter Icha --yang meninggal dengan cara gantung diri.
Anda sudah tahu: ketika dr Icha ditemukan tewas tergantung di kamarnyi, ditemukan sebuah surat di meja Icha. Pihak keluarga belum sempat membuka dan membaca isi surat. Langsung disita polisi.
Beberapa hari kemudian polisi menghubungi orang tua Icha. Mereka diminta ke Polda untuk membaca isi surat. Itu karena isi surat ditujukan kepada keluarga. Intinya: supaya keluarga tidak mendiamkan kematiannyi. Agar penyebab kematiannyi itu diusut tuntas. Keadilan harus didapat. Hukum harus ditegakkan.
Maka ayah, ibu, dua adik Icha ke Polda.
"Di Polda saya yang membaca surat itu," ujar Agnes, adik dr Icha. "Saya tidak memberikan surat itu ke ibu. Beliau histeris," tambah Agnes.
"Saya tidak tahu isi surat. Saya pingsan," ujar sang ibu.
Dari Montreal, Kanada, saya menghubungi dan dihubungi ibunda dr Icha. Juga menghubungi Agnes. Sampai di Quebec City saya masih terus saling komunikasi.
Sejak tahu isi surat wasiat itu, keluarga memutuskan untuk membuat pengaduan ke Polda --agar wasiat anak mereka terlaksana.
Ayah dr Icha, Gab Pakaenoni, seorang pensiunan pejabat dinas perindustrian provinsi NTT. Waktu muda Pakaenoni menjadi dosen di STPDN di Jatinangor, Sumedang, dekat Bandung.
Saat itu Nur Azizah sekolah keperawatan di Bandung. Keduanya bertemu. Saling jatuh cinta. Menikah. Perkawinan itu membuahkan tiga anak, perempuan semua.
Dokter Icha adalah anak sulung. Adiknyi, Agnes baru saja lulus di fakultas kedokteran yang sama: Universitas Nusa Cendana, Kupang. Sedang si bungsu masih kelas tiga SMA di ibu kota NTT itu.
Keluarga dr Icha juga sudah menunjuk pengacara: Viktor Manbait. Saya juga sudah menghubungi Viktor yang ternyata masih ada hubungan keluarga dengan dr Icha. Yang saya tidak berhasil adalah mendapatkan nomor kontak pihak yang diadukan.
Mereka tinggal jauh di pedalaman: di Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara, TTU. Meski sangat pelosok TTU cukup maju. Sudah ada RS swasta yang maju. Tentu tidak banyak yang tahu di mana TTU. Anda yang sudah tahu di mana TTU: Itulah kabupaten tempat Joao Angelo de Sousa Mota tinggal, setelah pindah dari Timor Timur selepas kemerdekaannya dari Indonesia.
Di kabupaten TTU-lah Joao merintis dan mengembangkan usaha tani terpadu. Kelak, di tahun 2025, Joao diangkat menjadi dirut Agrinas Pangan Nusantara --yang melahirkan koperasi terpadu: Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih se-Indonesia.
Kejadian yang membuat dr Icha memutuskan gantung diri tentu tidak ada hubungannya dengan Joao. Itu hanya untuk menjelaskan di mana itu TTU --lima jam dari Kupang.
Di TTU itulah dr Icha bertugas. Yakni di rumah sakit swasta Leona. Sore itu, 13 Juni, Sabtu, tugas dr Icha di IGD. Selewat pukul 17.00 datang seorang pasien yang dirujuk dari RSUD TTU. Ada surat rujukannya: anak itu baru saja digigit ular. Ada catatan medis dari rumah sakit yang membantarkannya.
Meski sudah ada catatan medisnya dr Icha tetap memeriksa sendiri pasien yang baru tiba. Hasil pemeriksaan dikonsultasikan ke dokter yang lebih senior. Hasilnya: pengaruh bisa dari ular yang menggigitnya bersifat lokal. Tidak perlu diberi obat antibisa. Tubuh akan mampu melawannya. Apalagi anak itu masih muda. Gagah. Umurnya sudah 20 tahun.
Dokter Icha sudah menjelaskan semua itu kepada pasien. Dan lagi pasien sudah dewasa yang mestinya sudah mengerti menerima penjelasan seperti itu.
Saat itulah empat orang ”pejabat” daerah mendatangi dokter Icha. Mereka minta agar dr Icha memberikan suntikan antibisa.
Dokter Icha menjelaskan apa yang sudah dijelaskan kepada pasien. Tapi para anggota DPRD dan dokter hewan itu terus menekan dokter Icha. Sambil menuding-nuding. Yang ditekan bergeming tapi harga diri profesinya tercemarkan di mata banyak orang di lokasi IGD itu --termasuk di depan pasien lain. Salah satu anggota DPRD itu wanita.
Dua hari kemudian dokter Icha membuat pengaduan ke pemkab. Dia ceritakan bentuk-bentuk tekanan yang datang dari para pejabat daerah itu. Termasuk menuding-nudingkan tangan ke arah dokter Icha. Bahkan sambil teriak memanggil wartawan.
Saya sudah membaca copy surat pengaduan tertulis dr Icha itu. Dia merasa pengaduannya tidak mendapat tanggapan. Dia merasa sangat tertekan. Apalagi setelah pengaduan itu dia melihat sosok yang menekan itu datang lagi ke rumah sakit. Bisa saja untuk menengok pasien tapi dr Icha merasa terancam.
Tidak adanya langkah atas pengaduannyi itu membuat dr Icha kian tertekan. Karena itu dia pulang ke Kupang. Berobat. Termasuk ke ahli jiwa. Tanggal 26 Juni dr Icha ditemukan mati tergantung di kamarnyi, di rumah orang tuanyi.
Selama ini masih diragukan apakah keputusan gantung diri dokter Icha ada hubungannya dengan ancaman tersebut. Tapi dengan dibukanya surat yang ditulis sendiri oleh almarhumah maka jelaslah gantung diri itu terkait langsung. Apalagi dalam surat wasiat itu ditegaskan agar mereka yang mengancam itu diusut.
"Surat itu ditulis tangan atau diprint?".
"Ditulis tangan".
"Berapa panjang? Berapa lembar?"
"Dua halaman. Ditulis di satu lembar kertas bolak-balik".
Berarti panjang sekali waktu yang dipersiapkan untuk gantung diri. Harus menyiapkan tali masih pula harus menulis surat. Bukan niat yang datang sesaat.
Tentu ini akan jadi perkara hukum yang rumit. Kubur dr Icha harus dibongkar untuk otopsi. Memang barang bukti menunjukkan hubungan jelas antara tekanan dan kematian tapi kematian itu diputuskan sendiri oleh yang meninggal dunia.
Menekan dokter pastilah melanggar hukum. Bisa juga dikategorikan sebagai pejabat yang menyalahgunakan wewenang.
Polisi akan bekerja keras menemukan hubungan antara tekanan dan kematian.
Wasiat dr Icha jadi bukti yang kuat. Namun polisi masih harus menemukan hubungan langsung apakah isi surat sesuai dengan kenyataan di saat kejadian. Rasanya tidak sulit menemukannya: banyak saksi di IGD saat itu.
Yang jelas ini bukan lagi delik aduan: tanpa pengaduan keluarga pun polisi harus bertindak. Kelihatannya pasal penyalahgunaan wewenang akan terkait lebih nyata daripada tekanan yang menjadi penyebab tidak langsung kematian orang lain.
Kecuali: Anda memutuskan lain.(Dahlan Iskan)
Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 6 Juli 2026: Model Polytron
bitrik sulaiman
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
riansyah harun
Baper, terBawa Perasaan. Barangkali satu kata itu patut saya sematkan pada perasaan saya sendiri, jika pak Dahlan tanpa sengaja menuliskan kata mobil listrik. Sampai kakeknya Ayrton itu, membeli mobil listrik Tesla, yang aplikasi komputer di mobil itu entah sudah bisa di upgrade atau tidak, karena yang membuat paswordnya pun lupa kata kuncinya. Apa memang ayah dari seorang Presiden Persebaya itu, di takdirkan untuk tidak bisa berkembang atas ide beliau untuk mobil listrik di negara tertentu yang penggunaan BBM nya luar biasa...?? Padahal perut buminya kaya akan BBM mentah..????
riansyah harun
Dulu tahun 1990, saya masih anak muda waktu itu, begitu sangat senang sekali mendapatkan radio kaset merk Polytron. Suaranya jernih dan tendangan bass nya enak di dengar. Setahun kemudian audio saya naik kelas, dengan membeli speaker Polytron yang tingginya 1 meter namun ramping. Berikutnya lagi membeli televisi Polytron dari ukuran sedang sampai yang besar. Bisa saja saya menjadi salah seorang penggemar berat Polytron waktu itu. Namun kenapa motor listrik Polytron, belum mengakar seperti sistim audio seperti zaman lampau yang langsung membumi..??? Jangan jangan "terhambat" seperti mobil listrik lalu, yang akhirnya mati sebelum berkembang..?? Uppss, kalau motor listrik Polytron, jangan jangan akan mati benaran nanti, karena ...hhmmmm.....
abi nadine
"Di pabriknya di sebelah timur Semarang itu saya pun mencoba mobil listrik Polytron." bilang aja di sayung, demak susah amat wkwk polytron sayung titik terendah dan pusat rob pantura wkwk
Ahmad Zuhri
Mobil Polytron ada 2 tipe, G3 dan G3+.. Jarak tempuh nya sekitar 400 km, sistem sewa ada, beli putus jg bisa (maksudnya baterainya bukan sistem sewa).. Harganya kisaran 300 - 500 jt. Kl sistem sewa masih mahal jg, kisaran 270 jt.. masih mahal untuk rakyat kecil seperti saya. Sudah pernah lihat dan papasan di jalan, tapi masih jarang banget.. penjualan nya pun masih kisaran ratusan. Bandingkan dengan Atto 1 yg sistem beli putus harganya kisaran 200 jt, akhirnya laris manis.. bahkan mengalahkan mobil bensin sejuta umat. Sekarang beralih ke motor listrik Polytron, ada tipe Fox S, Fox R, Fox 350 dan Fox 500. Fox S, R, dan 350 itu dinamo nya Hub-drive, maksudnya yg di roda belakang itu.. kl Fox 500 tipe Mid-drive, dinamo nya di tengah dihubungkan belt untuk memutar gir roda belakang (ini saya lihat kmrn pas di toko elektronik). Dari semua tipe, jujur saya kurang suka model nya.. terlalu besar dan pijakan pengendara terlalu ke atas, kurang nyaman menurut saya. Bisa beli dengan sistem sewa atau putus, kl sistem sewa kisaran harga 15 - 20 jt, kl beli putus ditambah harga baterai sekitar 17 jt. Tapi motor ini idola ojol, karena jarak tempuh nya sekitar 130 km, charging nya jg mudah karena charger nya kecil jadi mudah dibawa ke mana saja, tinggal colok tidak perlu angkat baterai nya. Kl untuk motor penjualan nya sudah puluhan ribu unit, tak cek 50.000 unit dengan pangsa pasar 60%. Kl sistem sewa untuk mobilnya bisa dibawah 200 jt, tentu opsi yg menarik untuk driver onlin
- KUSUMO
Saya menduga, abah bercucuran atau minimal meneteskan airmata saat keliling nyetir Polytron.
mario handoko
selamat pagi bp thamrin, bp agus, bp em ha, bp jo, bp udin, bp haji jokosp, sobat yea, sobat irary dan teman2 rusuhwan. "menhut raja juli mengaku sudah kembalikan amplop dari bupati kuansing. tak tahu isinya." demikian berita di kompas.com. teringat awak akan kisah abah. dimana sewaktu menjadi wartawan tempo. pernah pulang jalan kaki karena kehabisan ongkos, dan menolak pemberian amplop dari narasumber. coba kalau abah seperti menhut. amplopnya diterima, dipakai dulu sebagian untuk bayar taxi. baru beberapa hari kemudian dikembalikan. pastilah kaki abah tidak menjerit minta pijat. lha tapi sewaktu explore business ke pabrik polytron. kok ada biaya 3.5 jt? yaa hitung2 buat subsidi silang ongkos gathering perusuh. yang sudah dinanti nanti pak thamrin. dan lagi uang 3.5 juta tidak diterima di dalam amplop. tapi ditransfer.
Ketut Bagiarta
Maksudnya biar lolos uji emosi ya? ????
Achmad “Yoming Afuadi” Fuadi
Asik nih Abah ngajak main tebak2an, ayo mulai siapa takut. Masa depan baterai kendaraan listrik baik motor maupun mobil, mengingat tingkat konsumsi baterai di kendaraan sangat radikal, mulai dari konsumsi nol tidak digunakan tiba2 digas full disedot tenaganya buat muter motor listrik maka konsumsi baterainya akan cepat ngedrop, dari kondisi 100persen ke 60persen kira2 hanya 8 atau 10 tahun. Namun harap diingat sebenarnya baterai dg kondisi 60persen tsb masih sangat layak buat nyimpen listrik dari tenaga surya maupun angin yg konsumsinya relatif halus. Kira2 demikianlah masa depan baterai kendaraan listrik. Tidak berharap jadi ceo cukup terima deviden saja ya Abah tersayang.
Juve Zhang
Kanada UMR 70 juta sebulan bensin 16 ribu seliter jelas gak perlu mobil listrik.... Amerika sama UMR 70 juta bensin 19 ribu seliter belum perlu mobil listrik.... Indonesia UMR 3 juta sebulan bensin 16 ribu seliter jelas perlu Motor listrik...kalau mobil listrik gak kebeli sama mayoritas rakyat miskin....cukup Motor listrik saja....masa UMR 3 juta sebulan beli mobil listrik....gak masuk akal.... poly Tron sudah cerdas buat motor listrik yg efisien ekonomis handal....itu masa depan cerah....
Em Ha
Fakta Perjalanan PKU - JKT (PP) 25.06.26 s.d 05.07.26. 1. SPBU tidak lagi ramah untuk musafir. Dulu ada istilah hotel merah putih. Sekarang sudah sumpek. Penuh dengan truk menanti BBM datang. Sudah tidak nyaman. Tidak ada space untuk mobil kecil. 2. Banyak ditemui gedung Koperasi Desa Merah Putih di sepanjang jalan lintas timur. Lokasinya strategis. Tepi jalan. Tapi kami rehatnya tetap di Indomaret dan Alfamart. Melepas lelah membuang hajat. Sambil beli snack dan kopi. Koperasi itu belum beroperasi. Dan kapan akan beroperasi, Wallahu A'lam. Mungkin suatu hari nanti. Gedung itu akan dikerjasamakan dengan ritel modern. Seperti Agrinas perkebunan. Kebun sitaan yang juta-an hektar di-KSO-kan dengan pihak swasta. 3. Mobil listrik yang lalu lalang di lintas propinsi terlihat di jalan tol Bakauheni - Palembang. Ada Wuling Air EV di SPKLU rest area. Sangat beresiko jika dipakai di ruas Palembang-Jambi-Riau. Resiko terjebak macet dan kehabisan setrom. 4. Mobil Diesel ada kemungkinan turun harga. Waktu yang diperlukan untuk isi BBM lebih lama. Dexlite lebih mahal daripada Pertalite. Tidak disarankan wara wiri antar propinsi. Kecuali punya jerigen solar cadangan. Jalan jalan dengan mobil bututku. Sungguh seru.
yea aina
Bermain dansa kaki terinjak/ Kerudung penutup kepala wanita/ Lungsuran denza mahal di pajak/ Sudahlah cukup "sepatu" saja/ #lungsuran.mantan.sesuatu.
Warung Faiz
Kayaknya masuk akal jg utk penyimpanan di panel surya,selain memanfaatkan limbah jg murah...selamat pak Alamsta S..mungkin anda akan jd CEO selanjutnya..
Alamsta Suarjuniarta
Alangkah baiknya baterai yg sudah haus dari ev. Bisa kita gunakan untuk baterai plts. Mengingat plts off grid masih sangat mahal. Alternatif menurunkan cost dg baterai limbah Ev hal hasil plts off grid akan lebih murah. Teman2 di 3T tentu terbantu dg plts off grid + limbah baterai ev
Achmad Faisol
di sebagian mini market merah ada tempat penggantian baterai untuk ojol listrik... ga nunggu lama wong tinggal ganti... kalau semua baterai motor listrik kompatibel, alangkah mudahnya... tinggal sediakan di ritel modern tempat penggantian baterai dan bayar pake qris...
Pembaca Setia
usul pa boss, mungkin jangan paksakan mobil listrik dan motor listrik nya dengan merk polytron, ini pov sy, ko kaya liat ac, kulkas tv di rodain gitu pa boss, kan bisa cari nama yg lebih ngejual, mumpung yg dari cina nya pun nama merk nya masih lom baik baik amat, jecoo kaya nama makanan, ceri ini nama buah, apa ya ini kaya yg kurang pass aja di banding velos, xpandr, starrgzr, ionik, tesl, dst nama nama tersebut lebih pas sesuai dengan barang nya... sekali lgi itu pov nya sayaa...
Tivibox
Saya usul mobil listrik produksi Polytron diberi merk HARVEST HAR = Hartono (pemilik Djarum) VE= Velocity (kecepatan) ST = Sustainable Technology (teknologi berkelanjutan)
yea aina
Di negara kita, keuangan negara selalu ajeg dirongrong subsidi BBM. Selain BBM, APBN juga menanggung subsidi elpiji dan listrik. Ketiganya masuk katagori subsidi energi: 381 Ton/tahun. Besar. Jika energi tidak di subsidi, akan beresiko inflasi meroket tinggi, akibat kenaika harga barang dan jasa di pasaran. Pos anggaran lain, yang hampir menyamai besaran subsidi energi: MBG, senilai 335 Ton/per tahun. Jika MBG dihentikan kucuran anggarannya, mungkin malah bisa mengerem laju inflasi. Karena harga kebutuhan dapur emak-emak, bisa kembali ke harga normal. Tapi kenapa masih ngotot untuk terus dijalankan? Anda sudah tahu.
Bayung Lembayung
Kata kata terakhirnya, membuat meneteskan air mata.... Dulu ada mentri yg begitu gigih memperjuangkan moblis, sayang hantaman badainya kuat banget, sampai ada awak kapal yang kecebur got,.... eh penjara. Pak Prabowo, omon omon ingin punya mobil nasional... yuk dukung, sampai menggelegar, seperti beliau berpidato.
Er Gham 2
Atap rumah pakai seng tidak perlu diganti atap genteng tanah liat. Ganti saja sebagian seng dengan solar panel, yang diproduksi Polytron. Yang berasal dari daur ulang batere motor atau mobil listrik. Pemda juga bisa ganti semua lampu jalan raya dengan lampu tenaga surya, yang juga berasal dari daur ulang batere kendaraan listrik Polytron.
Johannes Kitono
Gunung Krakatau. Pagi ini dapat vdo erupsi Gunung Anak Krakatau. Memancarkan pijaran api diatas laut. Komentar seorang hopeng bahwa itu rekayasa AI. Mungkin ybs benar. Di NKRI ada 500 Gunung Api. Terbanyak didunia dimana 127 masih aktip. Gn Krakatau pernah meletus 27/8/1883, menimbulkan tsunami 40 m dan 36 ribu korban manusia. Terjadi perubahan iklim didunia. Banyak panen gagal. Abunya halangi proses Potosintesa dari sinar matahari.Letusan Gn Krakatau membelah menjadi 4 pulau : yaitu Pulau Rakata, Pulau Panjang,Pulau Sertung dan Pulau Anak Krakatau uang baru muncul di tahun 1927. Tahun 1980 an bersama Stingray Club pernah hiking dan diving di Anak Krakatau. Saat itu tingginya sekitar 338 m dan dive sitenya bersih. Ada Karang Nenek yang banyak lobsternya. Tahun 1995 terjadi erupsi Anak Krakatau. Para penumpang Kapal Ferry cepat Jakarta - Lampung bisa saksikan. Pijaran api erupsi itu indah seperti kembang api di malam Tahun Baru. Erupsi tsb tidak membahayakan dan semacam hiburan extra bagi ABK dan penumpang. Setiap tahun Pulau Anak Krakatau bertambah tinggi 4 - 7 m dari timbunan material vulkanik. Pada tahun 2018 terjadi erupsi dahsyat dan longsor. Now tinggi Pulau Anak Krakatau susut menjadi 110 m saja. Pihak PCMBG melarang kapal mendekati lokasi itu sampai jarak 5 km. Tentu saja pendakian kesana juga dilarang supaya tidak jadi Ayam Panggang.Untuk sementara hindari hunting Lobster di sana dan beli saja di resto Aneka,Green Ville. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.
Jhel_ng
Orang Bojonegoro bisa jadi pimpinan di banyak bidang. Termasuk (saya baru tahu) menjadi CEO Polytron. Namun wilayah Bojonegoro tetap abadi sebagai mitos sebagaimana Kediri: Presiden yang masuk wilayahnya bisa berhenti. Di zaman ini, mitos harus dibuktikan dengan ilmiah, tidak bisa lagi hanya dugaan semata. Presiden Anda yang sangat cerdas itu harusnya tidak takut membuktikan bahwa mitos itu tidak benar. Datanglah sekali ke Bojonegoro, atau sekali ke Kediri. Saya yakin, tidak ada kejatuhan sebelum 2029, bahkan bisa kembali terpilih pada 2029. Tidak ada kejatuhan karena mengunjungi wilayah Bojonegoro atau Kediri. Kalaupun jatuh, sebabnya jelas: BBM langka, penegakan hukum lemah, bagi-bagi jabatan ke kroni, Kalimantan listriknya "menyala" bergilir, serta program yang tidak efisien, efek ekonominya rendah bahkan menekan kegiatan ekonomi rakyat.
Jokosp Sp
Saya akan coba jawab tantangan Abah. Mudahan biar sudah masuk di banyak Group WA 60+, masih ada peluang jadi Kepala Departemen Logistik di Polytron. Gini-gini dulu sering menang dan juara satu dalam "Inovative Convention Astra" yang diadakan tiap tahun di Jakarta. Beberapa inovasi Limbah B3 pernah saya tuliskan juga di sini. Battery bekas kendaraan listrik yang sudah turun sekitar 70% masih sangat potensial digunakan kembali sebagai "Penyimpan Energi Stationer" atau stasiun pengisian daya, panel surya atau penopang darurat seperti UPS. Selain itu komponen berharganya dapat diekstraksi melalui "Proses Daur Ulang" untuk dijadikan battery baru atau material bangunan. Beberapa bentuk pemanaatan kongkret dari battery mobil atau motor listrik: 1.Penyimpanan Energi Skala Rumah Tangga - battery bisa dirakit untuk penyimpanan energi dari panel surya. 2.Fasilitas Industri dan Publik - dimanfaatkan untuk penyimpan energi lebih dalam sebuah UPS (Uninterruptible Power Supply) dalam gedung, rumah tangga atau perkantoran. Bisa juga dipakai sebagai penopang stabilitas jaringan listrik misal di Tower BTS. 3.Daur Ulang Mineral (Recycling) - melalui proses tekhnologi daur ulang, sel battery dibongkar untuk diambil barang berharganya seperti: nikel, litium, kobalt, dan mangan yang kemudian dipakai untuk bahan dasar battery baru. 4.Bahan Material Bangunan - beberapa percobaan sudah dilakukan untuk dimanfaatkan sisa material yang sudah diambil untuk dipakai sebagai bahan campuran "paving blocK".
Thamrin Dahlan YPTD
Abah pandai sekali memuji/ Memuji lewat reportase literasi/ Tentu yang dipuji senang sekali/ Tinggal para perusuh gigit jari/ Salaman Salamun
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:

Komentar: 91
Silahkan login untuk berkomentar