Virgo Tua
KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa-ist-
Satu-satunya kendaraan yang tidak punya batas umur adalah kapal. Tidak ada satu aturan pun –termasuk di negara maju– yang menentukan usia pensiun sebuah kapal. Tapi aneh. Ketika kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa 13 September lalu tertuduh utamanya ''karena kapalnya sudah tua''.
Vigota-8 (begitu saya menyebutnya) memang sudah gaek: 39 tahun. Tapi kesaksian dan laporan teknis menyebut bahwa kapal mengalami ''pergeseran titik keseimbangan''. Itu adalah istilah teknis untuk menyebut ''kapal miring''. Miringnya kian miring. Lalu tenggelam miring.
Posisi terakhir dilaporkan terbalik di dasar laut. Belum ditemukan di mana. Posisi kapal terus bergeser ke arah dasar laut yang lebih dalam di seputar Masalembu.
Anda sudah tahu: Di setiap kapal ada alat untuk memonitor posisi kapal: mengalami kemiringan atau tidak. Kapal yang sudah tua pun punya alat itu: inclinometer. Bentuknya masih seperti bandul. Untuk kapal Vigota-8 dugaan saya inclinometer-nya sudah dalam bentuk jarum jam. Sedang kapal yang lebih modern inclinometer-nya sudah digital.

Detik-detik Kapal Virgo Transport 8 yang ditemukan terbalik di Laut Jawa.-@joshua_banjarnahor_-Instagram
Tentu jalannya sebuah kapal pasti miring-miring. Akibat gelombang. Kalau miringnya 1 derajat masih dianggap stabil. Miring sampai 5 derajat pun masih wajar. Tapi kalau miringnya sudah 10 atau 15 derajat kapten kapal sudah harus ambil tindakan: memeriksa daftar muatan. Tidak hanya daftar tapi juga posisi barang-barang yang dimuat.
Dalam hal Vigota-8 muatan terbanyaknya adalah truk bermuatan: 89 truk. Tiap truk bisa punya satu sopir, satu kernet, dan satu awak. Maka korban terbesar adalah kru truk-truk itu. Dari 213 penumpang Vigota-8 yang 153 adalah sopir, kernet, dan awak truk. Enam orang sudah ditemukan meninggal, 108 orang diselamatkan kapal-kapal penolong dan selebihnya belum ditemukan.
Asumsinya, terbanyak yang belum ditemukan adalah para sopir dan kernet yang biasanya pilih tidur di kendaraan –sambil jaga barang muatan.
Waktu kapal dilaporkan miring serius jam menunjukkan pukul 01.00. Berarti setelah 16 jam berlayar dari Surabaya. Atau 13 jam sebelum sampai pelabuhan Banjarmasin. Pada jam 01.00 pastilah mereka sedang nyenyak-nyenyaknya tidur. Pukul 02.00 kapal mulai kehilangan sinyal: berarti semua peralatan sudah terendam air.
Tentu perlu ada pengusutan: apa saja yang dilakukan sang kapten sejak inclinometer menunjukkan indikator kapal miring melewati angka 15 derajat. Pada jam berapa mulai melewati angka 15. Instruksi apa saja yang dilakukan kapten ke anak buah antara jam itu sampai pukul 01.00.
Pengakuan kapten kapal harus dicek ke awak. Siapa menerima instruksi apa.
Instruksi utama, mestinya, adalah: cek muatan. Apakah ada muatan yang bergeser. Muatan yang bergeser bisa menjadi penyebab kapal miring.
Di sinilah manajemen krisis harus dikuasai kapten beserta seluruh kru kapal. SOP harus digariskan, dilatihkan, diuji.
Di kapal tua tersedia cadangan air di bagian bawah kapal. Air itu ditempatkan di banyak ''bilik air''. Tujuannya, bila kapal miring ke kiri maka air di bilik kiri dipompa, dipindahkan ke bilik kanan. Di kapal modern semua itu sudah dikerjakan oleh IOT –internet of think. Begitu kapal miring internet memutuskan semuanya.
Maka bisnis angkutan umum tidak boleh hanya memikirkan untung. Pikiran utama adalah keselamatan –keuntungan akan otomatis mengikuti di belakangnya. Manajemen perusahaan angkutan harus mendalami prinsip-prinsip keselamatan.
Contohnya: perusahaan pembuat pesawat seperti Boeing. Mestinya Boeing senang kalau ada perusahaan yang datang untuk membeli pesawat. Tapi Boeing tidak akan melayani pembelian yang dilakukan oleh perusahaan yang tidak punya tim manajemen yang memenuhi syarat untuk sebuah perusahaan penerbangan.
McDonald's saja tidak mau memberikan lisensi untuk seseorang yang tidak memahami SOP McDonald.
Anda tentu masih ingat ketika anak Mensesneg (yang kemudian jadi Wapres) Soedharmono, Bambang Rahmadi, ingin membeli lisensi McDonald's untuk Indonesia. Meski ia anak pejabat tinggi yang sangat dipercaya Presiden Soeharto, Bambang tetap harus kerja magang dulu di McDonald's Singapura selama....enam bulan!
Selama magang ia harus bekerja sungguh-sungguh di semua bagian, mulai dari yang terbawah. Setelah lulus barulah McDonald's memberikan lisensi kepadanya.
Harusnya untuk menjadi direktur utama sebuah perusahaan pelayaran kualifikasinya melebihi McDonald's. Ibarat untuk menjadi komisaris sebuah bank harus lulus ujian khusus di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anaknya pemilik bank pun tidak bisa jadi komisaris tanpa ujian di OJK.
Perusahaan yang mengoperasikan Vigota-8, PT Virgo Karya Shipping, adalah perusahaan lama tapi baru dua bulan menjalankan kapal feri. Baru punya satu kapal Vigota-8 itu, yang baru dibelinya dari Jepang tiga bulan lalu.
Selama ini PT Virgo memang sudah bergerak di bidang kapal tapi kapal tarik tongkang. Manajemen PT Virgo lebih menguasai di bidang tarik tongkang daripada feri. Yang diangkut tongkang batu bara dan sejenisnya. Bukan nyawa manusia.
Walhasil kapal tua sama sekali tidak bisa disalahkan. Yang penting kapal itu sudah dinyatakan laik jalan oleh lembaga yang berwenang. Kapal tua bisa diperbarui: ganti plat baja di bagian-bagian yang dianggap sudah menipis. Itu sangat biasa. Standar internasionalnya begitu. Kapal adalah satu-satunya kendaraan yang boleh ganti baja. Tidak ada pesawat yang boleh ganti sebagian aluminium di bodinya.
Penyebab kapal miring lainnya adalah: salah dalam menyusun muatan. Doktrin ini semua kapten kapal tahu: muatan yang paling berat harus ditempatkan di sebelah mana. Kalau kapalnya bertingkat, muatan paling berat harus di lantai paling bawah. Tidak boleh truk yang paling berat ditaruh di lantai atas.
Maka manajemen pemuatan barang sangatlah penting. Ada SOP-nya: truk mana yang boleh masuk lebih dulu. Mana yang harus masuk kapal belakangan. Tidak boleh hanya berdasarkan urutan antrean.
Tidak boleh ada sogok-menyogok agar bisa masuk duluan. Tidak boleh sopir truk menipu saat mendaftarkan apa saja isi truknya. Kecenderungan menipu ini terjadi, utamanya, kalau yang diangkut barang sensitif seperti kimia atau baterai.
Persaingan antar feri juga sangat membahayakan. Ada feri yang disiplin menegakkan aturan. Misalnya tidak mau mengangkut truk ODOL. Itu sangat berbahaya bagi kapal. Tapi di saat yang sama ODOL yang ditolak itu diterima oleh feri yang kekurangan muatan.
Tenggelamnya Vigota-8 menyisakan banyak sekali pertanyaan mendasar di seputar itu. Jangan sampai semua masalah ditutupi dengan satu tuduhan: kapalnya tua.
Kasihan yang tua-tua tapi masih bertenaga. (Dahlan Iskan)
Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 17 September 2026: William Paputungan
Hasyim Muhammad Abdul Haq
Disway Apps apa kabar?
Jo Neka
Sayang sekali anda hadir begitu telat di disway.Sehingga Aat ..Si ganteng disway terlalu lama menanti Hingga dia pergi..Tanpa sepatah kata perpisahan.
istianatul muflihah
@em ha Seorang teman yang usil jawabnya begini pak, "Masih seperti mahasiswa, maksudnya mahasiswa S3." Wkwkwk
Em Ha
Putih polos seperti kertas HVS. Penulis tidak berani korupsi umur demi jodoh. Wajah dan perawakannyi tidak menggambarkan berapa umurnyi. Bahasa sekarang 'student face'. Saya tidak ragu apa yang diceritakan diatas. Saya pernah berjumpa dengan penulis. Di Bandung. Awet muda.
istianatul muflihah
"Seragam pengajuan lima, dibelikan 2 stel." "Ya begitulah mbak ..." "Korupsi pak?" Tanya saya polos seperti kertas HVS keluar dari percetakan. "Bukan, ini namanya sesuai komando atasan." Lalu kami tertawa. Ditambah sedikit miris. Pagi itu saya duduk di kereta commuter Malang - Tulungagung. Kursi mode 2-2 Tanpa di sangka, di depan saya adalah pensiunan prajurit dan istrinya. Sebelah kiri saya, seorang istri prajurit. Saya sendiri belum jadi istri siapa siapa. "Sudah menikah?" Tanya ibu di samping saya, Mau mengarang nama juga belum kepikiran. "Belum.." Yasudah jujur saja. "Tapi sudah punya pacar kan?" Apakah ini saat yang tepat untuk menjawab tidak sesuai kenyataan? "Belum juga..." Meski suka mengarang cerita fiksi, kalau bicara langsung ternyata tidak mudah untuk mengarang informasi. "Yasudah kalau begitu, saya kenalkan sama anak teman saya. TNI AL. Mau?" Apa salahnya kenalan? "Usia berapa?" Begitu saya sebutkan, air mukanya agak berubah. Cincai memang. Wajah ini barangkali sering di salah sangka kan sebagai pelajar :) Atau mahasiswa :) Saat mencangklong tas ransel apalagi. Tidak hanya sekali saya ditanya secara acak, sekolah di mana? Berikutnya saya dapat WA dari ibu itu, "Anak teman saya ternyata masih 21." Tanpa basa basi saya jawab "Oh iya bu, biar dia cari yang seumuran saja. Santaiii.." Begitulah hadirin yang dimuliakan oleh Allah, percakapan unik saya di kereta beberapa hari lalu.
Sugi
Kalau lihat foto yang Abah tampilkan, pantai di Paputungan seperti sepotong surga di dunia. Alam Indonesia memang luar biasa. Perlu tangan-tangan ahli untuk merawat dan memberdayakannya. Baik pihak swasta maupun pemerintah. Semoga saya diberikan kesempatan dan kemampuan untuk bisa mengunjungi tempat-tempat semacam yang surgawi itu.
Bahtiar HS
Nggak usahlah sok memikirkan nasib negara atau sok rela mengabdi kepada bangsa dan negara. Nanya2 ekonomi Indonesia ke depan segala. Cukuplah kalian memikirkan dan bekerja keras untuk memperbaiki nasib diri sendiri masing2. Itu sudah cukup. Kalau setiap orang mau berusaha sekuat tenaga memperbaiki nasibnya sendiri-sendiri hingga nasibnya menjadi jauh lebih baik, dan jumlah masyarakat Indonesia yg spt ini banyak jumlahnya, maka percayalah Indonesia ini akan menjadi baik dengan sendirinya. Kira-kira jawaban Pak Mantan sesuatu tidak akan jauh dari situ. Semilir angin di hall rumah panggung DIC Farm Pacet boleh menjadi saksi bisu.
riansyah harun
Semalam mantan Menkeu tertangkap kamera netizen lagi jalan jalan di suatu Mall. Beliau spontan menjadi artis dadakan. Di mana mana di minta untuk berfoto bareng. Sampai sampai beliaupun "kehilangan" istrinya, yang tidak lagi berada disampingnya. Rasanya Pak Purbaya akan seperti seorang wartawan yang pernah menjadi sesuatu.., yang saat ini "kerjaannya" mutar saja di ber bagai kota di Indonesia dan Luar Negeri. Pesan saya, jangan lupa olah raga setiap pagi Pak Purbaya, biar badannya tambah atletis. Dan ikuti pola hidup ala bapak yang sering muter muter kota tadi.
Nusantara Hijau
Apakah akan seperti "Riau 1"
Kujang Amburadul
Plus "kalau sempat"
Fa Za
Ada yg kurang di akhir paragraf 3: ---akan saya tulis edisi minggu depan. [Perlu ditambah: Kalau ingat.]
Jo Neka
Semua Sapiens yang pelesir.Membayar mahal semua fasilitas.Mengagungkan matahari terbit.Matahari tenggelam.Begitu indah.Katanya..Dia lupa bahwa dia ada mata yang sehat.Percuma semua itu kalau dia Buta..Buta mata.Dan buta hati
Nusantara Hijau
Di kemudian hari lahirlah MBG. Dan KDMP.. Dan masalah-masalahnya.
Muh Nursalim
Menado. Kata orang. Jika ada cewek 10 yang cantik 11. Maka Sumitro sang begawan ekonomi itu, terpikat dengan gadisnya. Dan lahirlah Prabowo beserta saudara-saudaranya.
Jokosp Sp
Sampai jam 09.20 pagi ini matahari sampai tidak terlihat di Kabupaten Tabalong. Sepertinya akan berlanjud kondisi yang sudah terjadi di dua hari ini. Kondisi terparah yang dialami. Udara dipenuhi oleh asap pekat yang berbau menyengat dan menyesakkan pernafasan. Tenggorokan terasa sakit. "Diseringkan minum air hangat dan hindari air es" kata temen kesehatan di Puskesmas samping rumah pesen di Wa pagi ini. "Kurangi aktifitas luar jika bisa, dan selalu pakai masker".
Sogia Manom
Abah kalo ke Manado , mesti icip Nikek Goreng yg dr Danau tondano , mirip teri goreng tapi lebih kecil rasanya enak 11 12 Ama wader goreng, biasanya ada saat makan tinutuan atau bubur Manado
MZ ARIFIN UMAR ZAIN
Apa bisa Presiden mimpin pemberantasan korupsi?
Wilwa
@MM. itulah tragedi ironis dari “Manager of the Century” alias Manager Abad Ini. Sebuah gelar yang dulu melekat pada Jack Welch yang sukses meningkatkan cuan General Electric berkalilipat dengan memecat 1 dari 4 employee General Electric dalam 5 tahun pertama karena “human” dianggap sebagai “expenses” alias “resources”. Bukan “asset” apalagi “capital”. Dan ide itu dia tularkan ke CEO lain yang mengaguminya dan menjadikannya idola. Neutron Bomb adalah julukan Jack Welch. Konon bom nuklir berbasis neutron tidak menghancurkan gedung tapi menghabisi nyawa penghuninya. Dan betul bahwa kini banyak kota besar di USA yang dulunya ramai karena aktivitas manufacturing kini berkurang populasinya seiring ditutupnya entah berapa ratus ribu pabrik dari pabrik kecil hingga pabrik besar. Jack Welch mendapat pensiun ratusan juta USD namun kini sedih melihat General Electric terpuruk di 2008 akibat krisis mortgage/hipotek yang mempailitkan Lehman Brothers. GE Financial ikut terseret dalam pusaran krisis financial itu. Sebuah letusan dari gelembung financial. Welch kini sadar bahwa shareholder value (baca: cuan) adalah ide paling bodoh yang pernah dia yakini dan ajarkan. Welch menyesal bahwa dia telah menjadi orang yang menjerumuskan masa depan negaranya dan dirinya sendiri ke dalam keterpurukan manufacturing yang sulit dipulihkan. Negeri wanipiro harus belajar dari kasus Jack Welch dan General Electric ini.
Jokosp Sp
Saya kok jadi nangis @Om Juve Zhang. Ini pengaruh tulisannya, atau dari asap kebakaran yang tambah pekat hari ini?. Siapa yang bisa menjaga Kalimantan dari hilangnya Kayu Kalimantan?. Jawabannya tidak ada. Siapa yang bisa menjaga Batu Bara Kalimantan?. Tidak ada jawabannya. Siapa yang bisa menjaga Minyak Bumi Kalimantan?. Jawabannya tidak ada. Siapa yang bisa menjaga bebatuan bahan semen Kalimantan?. Jawabannya tidak ada. Siapa yang bisa jaga bumi Kalimantan dari kebakaran?. Jawabannya ternyata tidak ada. Terus seperti Papua, Sulawesi, Sumatera, pulau penghasil terbesar hasil tambang dan hasil hutan itu pada lari ke mana?. Siapa yang peduli dengan kebakaran ini?. Ada memang sedikit di media Pak Haji sumbang 100 unit pompa dan 7,6 miliar untuk bantu pemadaman karhulta Kalimantan Selatan. Pengusaha lain pada kemana ya?. Apa lupa sudah mengeruk triliunan kekayaan Kalimantan sampai hari ini?. Konstribusi ke Kaimantan Selatan dari sektor pertambangan 29,47% dari PDB. Nilai sektor pertambangan mencapai 177,2 triliun setahun. Nilai eksportnya 742,99 juta US$ (11,4T)/ bulan. Data ekspor konsisten di 85% total komoditas ekspor ke China, Jepang dan India. Kalau dari total cadangan yang sudah diekploitasi 1.699 miliar ton, maka masih ribuan miliar ton yang jadi rebutan pengusaha-pengusaha besar penguasa Kalimantan Selatan ini. Terus konstribusinya ke mana ketika rakyat dalam kesulitan seperti saat ini?. Ke mana uang trillunan yang dikeruk tiap bulan itu larinya?. Di mana sang penguasa?
Lagarenze 1301
Mungkin yang dimaksud Pak Bos adalah Nova Gosal, bukan Nova Gozal. Yang satu sudah benar, David Gozal. Marga Gozal cukup populer di Makassar. Dulu ada Toni Gozal, pemilik Makassar Golden Hotel. Bisnisnya diteruskan putra tertua, Peter Gozal. Sedangkan Nova Gosal juga populer terutama di kalangan penggemar yoga, pilates, dan tentunya senam. Saya tidak tahu apakah Pak Bos sempat ikut senam bersama Nova Gosal di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar selama masa transit di Makassar. CPI dibangun di atas lahan reklamasi di kawasan pesisir Makassar. Kerja sama antara Pemprov Sulsel, Ciputra Grup, dan Yasmin Grup. Kalau dulu Pantai Losari dikenal dengan sunset yang begitu indah, maka keindahan itu berpindah ke CPI yang dibangun di depan Pantai Losari. Setiap pagi ratusan orang jogging di kawasan ini. Juga sore sampai malam. Kalau weekend, bisa sampai ribuan orang. Selasa sore lalu saya ada di situ. Tapi, saya tidak bertemu Pak Bos. :) :)
Ella Wliet
#maaf OOT Yg dicopot Purbaya, tapi yg ketar ketir malah Nusron. Dan sepertinya Nusron akan menghubungi Raja Juli dan Budie Arie, minta saran serta tips n trik bisa biar bisa aman dan lolos. Atow memang semua menteri titipan Jokowi sudah dibekali ilmu kekebalan hukum sendiri warisan bosnya. Dari contoh (hanya) 3 kasus terbaru, kasus ATR/BPN, kasus bea cukai, kasus jampidsus Febrie, bisa terlihat jelas adanya brankas pengepulan dana rampokan. Cara ini mungkin jg banyak dipakai para perampok2 negara yg lain, dan terbukti mulai tidak efektif. Sebenernya cara ini sangat efisien, murah, dan sangat meminimalisir resiko, karena tidak melibatkan banyak orang di pusat brankas. Tapi sekali ketahuan, langsung amblas semua isi brankas, uang rampokan yg ditabung bertahun2 langsung hilang. Amsyong.. Saran utk para koruptor, sebaiknya penyimpanan jgn terpusat, tapi dipecah jd banyak cluster. Tidak harus dgn banyak aktor, bikin banyak manusia cangkang (merujuk pada perusahaan cangkang),'manfaatkan teknologi dan diversifikasi usaha atow investasi, banyak belajar dari Raffi Ahmad atow bahkan para bandar narkoba besar. Dan terakhir, banyak2 berdoa biar gak ketahuan. Semoga sukses...????
djokoLodang
-o-- Paputungan - Papatong *) Baca judul CHDI hari ini, saya jadi ingat lagu sunda berjudul Papatong yang dibawakan Bah Dadeng: lagu sunda yang indah. https://www.youtube.com/watch?v=Va14PvT6bZ0 Lagu sunda tersebut memiliki lirik dan arti yang begitu mendalam, dan mengingatkan pada seseorang yang sedang banyak dibicarakan sekarang. Papatong dalam bahasa Indonesia artinya capung. *) Beurang maju ka lohor Papatong nu koneng euntreup na regang Ngageuter jangjangna keur ngagupayan Pancen keur wasiatan Sore mengok ka Ashar Papatong nu koneng hiber teu luhur Ngalayang ngawahan arek pamitan Omat tong ka jongjonan Papatong nu koneng teu tembong deui Leungit indit teu pamit Sore mengok ka Ashar Papatong nu koneng hiber teu luhur Ngalayang ngawahan arek pamitan Omat tong ka jongjonan Papatong nu koneng teu tembong deui Leungit indit teu pamit Papatong nu koneng teu tembong deui Tilem bewara baturna Rag reureup tina kariweuh Rag pasrah kanu Kawasa Rag reureuptina kariweuh Rag pasra kanu Kawasa *) Siang menuju ke Dzuhur Capung kuning hinggap pada ranting Bergetar sayapnya sedang melambai-lambai Sedang saling berpesan. Sore condong ke Ashar Capung kuning terbang tidak tinggi Melayang, berancang-ancang mau berpamitan: Ingat jangan keenakan Capung kuning tidak tampak lagi Hilang pergi tidak pamit Capung kuning tidak tanpak lagi Tenggelam berita lainnya Istirahat dari kesibukan pasrah kepada yang Kuasa Istirahat dari kesibukan Pasrah kepada yang Kuasa --0-
Wilwa
@Liam. Kayaknya hanya Bali yang dianggap menarik secara sosial dan budaya bagi digital nomads hingga retired westerns. Simak youtube ini (dan banyak youtube lain sejenis): Breaking Down My $550,000 Retirement Savings In Bali, Indonesia | Cost Of Living. 12 Sep 2026. Nampaknya banyak pensiunan dari USA tertarik pindah ke Bali dengan Tabungan Pensiun mereka. Biaya hidup relatif murah. Mereka ingin meninggal dunia di Bali. Hmmm. Ini seperti fenomena yang terjadi di Thailand 2000-an. Namun kini Cost of Living di Thailand meningkat dengan drastis dan digital nomads dan pensioners itu cabut dari Thailand.
Hasyim Muhammad Abdul Haq
Yang jelas, tempatnya dibuat asik, nyaman, dan membahagiakan. Tempat ini dibuat agar tidak dianggap tempat "buang orang tua", tapi mungkin malah orang tua sendiri yang lebih suka memilih tinggal di sini. Nyaman bagi orang tua yang masih bisa beraktivitas, maupun yang sudah sakit, ataupun bagi yang sudah hidup di kursi roda. Tenang saja, perawatnya banyak dan bekerja dengan hati. Dan karena biaya masuknya disetor di depan, uang itu bisa dijalankan di instrumen investasi. Sehingga, "meski" warganya berusia panjang, uang itu tidak akan habis untuk biaya operasional. Kalau nanti ada yang buat Rumah Lansia seperti itu di Indonesia, ya saya tak perlu buat sendiri. Tapi kalau sampai menjelang tua belum ada yang seperti itu, mungkin saya akan buat, lalu saya dan istri termasuk warga pertamanya di situ. Bagaimana menurut Anda?
Hasyim Muhammad Abdul Haq
Saya punya impian, bisa buka Rumah Lansia yang modern dan "mahal". Standarnya adalah: saya dan istri juga mau tinggal di situ. Kita tidak tahu kondisi anak-anak kita saat kita tua nanti. Siapa tahu mereka juga tak tinggal di Indonesia, atau mungkin memang dalam kondisi tak ada waktu merawat kita. Dunia kita dan dunia anak kita bisa sangat berbeda. Menurut saya, bisa saja hidup di Rumah Lansia itu lebih menyenangkan -selama kriterianya sesuai standar kita-. Kita bisa kumpul dengan sesama lansia, ada dokter, perawat, ada housekeeper, ada instruktur olah raga, tempatnya asri, kamar ber-AC, ada ruang nonton bareng, ada kendaraan Hi-Ace untuk sesekali rekreasi, dsb. Sekarang saya belum tahu biayanya berapa untuk bisa tinggal di situ. Saya membayangkan misalnya syarat masuk Rumah Lansia itu minimal usia 70 tahun, dan setor dana Rp 2 miliar/orang lalu tidak ada biaya lagi sampai meninggal. Semua biaya hidup ditanggung, termasuk dokter yang standby 24 jam. Termasuk ketika nanti meninggal, proses pemakaman akan diurus semua sesuai permintaan. Bahkan biaya tahlilan di Rumah Lansia pun disiapkan, hehe... Oh ya, bayangan saya Rumah Lansia itu lintas agama. Jadi tempat ibadah semua agama juga disediakan, termasuk fasilitas mengantar ke rumah ibadah di luar Rumah Lansia, misalnya mau Jumatan atau mau ke gereja dll, semua disediakan.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
@pak Hasyim.. LANSIA: WARISAN ATAU BEKAL HIDUP? Pak Hasyim, saya jadi “ingat”, tapi sekaligus “lupa”. Minggu lalu saya membaca komentar. Atau status. Atau entah apa namanya. Isinya kurang lebih begini: Boleh tidak, ketika umur sekitar 65 tahun dan masih sehat, kita menjual semua aset? Uangnya dipakai untuk: 1) Halan-halan, keliling dunia, ibadah. Dll. 2) Sisanya untuk membeli “tiket hidup” di Rumah Lansia seperti yang Pak Hasyim bayangkan. Saya lupa siapa yang menulis. Lupa di mana. Lupa detailnya. Tapi gagasannya masih saya ingat. Logikanya sederhana. Anak-anak sudah punya aset sendiri. Mereka tidak perlu mewarisi semua yang kita kumpulkan. Mereka juga harus berjuang. Seperti dulu kita berjuang. Biar sukses dengan pikiran dan keringat sendiri. Warisan terbaik, mungkin bukan rumah, tanah atau deposito. Tetapi anak yang sudah mandiri. Dan orang tua yang tidak menjadi beban anak. Kalau begitu, Rp2 miliar bukan sekadar biaya tinggal. Bisa jadi itu harga untuk membeli satu hal yang mahal: Kemandirian sampai akhir hayat. Dan kalau masih ada sisa, ya keliling dunia dulu itu.. Bagaimana "kepiye" menurut Anda? Kados pundi?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
Komentar: 83
Silahkan login untuk berkomentar