Deddy Corbuzier Undang Pasangan Gay Ragil dan Frederik, Felix Siaw: Menyedihkan Keburukan Dipromosikan

Deddy Corbuzier Undang Pasangan Gay Ragil dan Frederik, Felix Siaw: Menyedihkan Keburukan Dipromosikan

Felix Siaw kecam konten terkait LGBT Deddy Corbuzier--Tangkapan layar/Instagram @felix.siaw

JAKARTA, DISWAY.ID - YouTuber Deddy Corbuzier mendapatkan kecaman keras usai mengundang pasangan gay, Ragil Mahardika dan Frederik Vollert ke podcast miliknya, pada Sabtu 7 Mei 2022.

Salah satu yang ikut berikan kacaman yakni Ustaz Felix Siaw, pasalnya Deddy dianggap sudah terang-terangan promosikan maksiat dengan judul YouTube yang provokatif.

"Karena udah terang-terangan, bahkan dengan judul yang sangat provokatif dan bangga dengan kemaksiatan, ngingetinnya juga mesti terang-terangan," ujar Felix di Instagram-nya @felix.siauw dikutip Minggu 8 Mei 2022.

BACA JUGA:14 Orang Luka-luka, 3 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Tangerang-Merak KM 73.6

BACA JUGA:Isu Dana Haji Dipakai untuk Pembangunan IKN Mencuat, Kemenag Lantang Buka Suara

"Yang bilang, "Udah nonton belum sampai habis?", jawabannya, belum dan nggak perlu. Sebab dari judul dan yang diundang aja udah jadi kampanye negatif dan jauh dari tuntunan agama, minimal membuat orang merasa wajar dengan keburukan dan dosa," sambungnya.

Felix menegaskan tak permasalahkan pelaku maksiatnya, melainkan maksiatnya lah yang harus dibenci dan tak boleh dianggap wajar.

"Kita nggak masalah dengan pelaku maksiat, mereka bisa bertaubat, diajak taubat. Tapi maksiatnya kita benci, menyebarkan maksiat dan menganggapnya wajar apalagi" ujarnya.

BACA JUGA:2 Rudal Rusia Hantam Pesawat Tempur dan Kapal Perang Ukraina, 60 Orang Tewas

BACA JUGA:Kolera Gerogoti Sudan, Puluhan Terinfeksi 1 Anak Meninggal

"Saya tau, pasti aja ada yang pro ke konten negatif kayak gini. Saya juga nggak tau berapa lama postingan ini tayang sebelum di takedown," sambung Felix.

Felix pun mengungkapkan hanya ingin mengingatkan dan menurutnya itu adalah tugasnya untuk berusaha menyampaikan kebaikan dengan cara yang paling baik.

"Di zaman kemaksiatan dianggap wajar, dianggap open minded, dianggap toleran, dianggap modern, harus ada yang tetap berpijak pada prinsip yang benar dan baik," tulisnyua.

BACA JUGA:Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa Dicemooh Saat Kunjungi Kuil Buddha

Sumber: