Petisi Batalkan Naturalisasi Jordi Amat Tembus 15 Ribu Orang

Petisi Batalkan Naturalisasi Jordi Amat Tembus 15 Ribu Orang

Jordi Amat, calon pemain naturalisasi timnas Indonesia resmi bergabung Johor Darul Ta'zim. (Instagram /@johorsoutherntigers)[email protected]

JAKARTA, DISWAY.ID - Sebagian suporter Indonesia membuat petisi batalkan naturalisasi Jordi Amat yang lebih memilih gabung ke klub Johor Darul Takzim (JDT). 

Ya, bergabungnya Jordi Amat ke JDT dinilai kontroversi, sehingga memicu reaksi beragam dari fan Timnas Indonesia.

JDT resmi mengumumkan Jordi Amat sebagai rekrutan anyar lewat cuplikan video singkat di media sosial Mereka, Rabu 29 Juni 2022. 

Tak lama setelah pengumuman resmi JDT, akun Garuda Revolution membuat petisi batalkan naturalisasi Jordi Amat.

"Jordi Amat telah resmi bergabung dengan klub Malaysia Johor Darul Taqzim, yang berarti Jordi Amat tidak lagi menjadi kriteria STY sebagai Pemain Naturalisasi," tulis akun Garuda Revolution di Change.org.

BACA JUGA:Mau Beli Jersey Timnas Indonesia Terbaru? Ini Harganya

Akun itu juga menyebut Amat menolak klub klub Eropa yang berasal dari Yunani dan Rusia demi bergabung dengan JDT.

Klub kaya raya Malaysia itu dianggap sengaja memanfaatkan paspor Indonesia Jordi untuk mengisi slot pemain asing ASEAN.

"JDT dan Jordi Amat kemungkinan sengaja memanfaatkan paspor Indonesia untuk mengisi slot pemain asing ASEAN yang berarti Amat memanfaatkan naturalisasi sebagai kepentingan Pribadi. Ayo tandatangani petisi ini, batalkan naturalisasi Jordi Amat!" seru Garuda Revolution.

Hingga berita ini diturunkan, petisi "Batalkan Naturalisasi Jordi Amat" sudah ditandatangani ... (15.171) orang.

Protes dari netizen Indonesia membuat Jordi Amat mengeluarkan klarifikasi dalam bahasa Indonesia di Instagram pribadinya.

"Saya sangat bangga bisa membela tim nasional Indonesia, dengan tujuan saya adalah membantu tim nasional dengan kerja keras dan pengalaman saya, serta semua itu akan saya usahakan untuk membuat kalian bangga akan pencapaian kita di masa yang akan datang," ucap Jordi menambahkan.

BACA JUGA:Eko Kuntadhi Singgung Penyitaan Akun Twitter Roy Suryo: Kalau Ada Info...

Pemain yang musim lalu berkostum klub KAS Eupen di Liga Belgia itu meminta suporter sepak bola Indonesia memahami keputusan yang diambil secara profesional.

Sumber: