74.380 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, 49 Orang Masih Dirawat di RS Arab Saudi dan KKHI

74.380 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, 49 Orang Masih Dirawat di RS Arab Saudi dan KKHI

Suasana haru saat keluarga menyambut jemaah haji tiba di Asrama Haji, Rajabasa, Bandarlampung, Selasa 2 Agustus 2022. Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id--

JAKARTA, DISWAY.ID-- Sebanyak 74.380 jemaah haji Indonesia telah tiba di tanah air pada hari ke-65 Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443H/2022M ini.

Dalam masa pemulangan jemaah haji ke tanah air tersebut, masih ada 49 orang dinyatakan sakit dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). 

Secara keseluruhan, proses pemulangan jemaah haji Indonesia yang terus berlangsung tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

BACA JUGA:Kronologi Ferdy Sambo Ditahan, Alasan Ditempatkan di Mako Brimob Terkuak

"Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang telah tiba di tanah air sebanyak 74.380 orang," kata Juru Bicara PPIH Pusat, Wawan Djunaedi saat Konferensi Pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu 7 Agustus 2022.

Hari ini, lanjut Wawan, ada 11 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia yang kembali ke Tanah Air.

Mereka menuju ke delapan debarkasi. Masing-masing satu kloter menuju Debarkasi Batam/BTH (457 orang), Balikpapan/BPN 1 kloter (360 orang), Jakarta - Pondokgede/JKG (167 orang), Lombok/LOP 1 kloter (102 orang), Solo/SOC 1 kloter (380 orang), dan Ujungpandang/UPG 1 kloter (389 orang). Sebanyak dua kloter menuju Debarkasi Surabaya/SUB (900 orang).

Dan, tiga kloter menuju Debarkasi Jakarta - Bekasi/JKS (1.230 orang).

BACA JUGA:Kejanggalan Terkuak Lagi, Brigadir J Todong Istri Sambo Disebut Tidak Ada, Komnas HAM Buka Fakta Ini

"Total sebanyak 3.989 orang," sambung Wawan Djunaedi.

Terkait jemaah sakit, Wawan Djunaedi menyampaikan bahwa hari ini ada 49 orang yang dirawat.

Sebanyak 16 orang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dan 33 lainnya dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). 

"Dan data jemaah wafat sampai hari ini sebanyak 85 orang," tandas Wawan Djunaedi.

Sumber: