Terbongkar Penyebab Kebakaran 30 Rumah Permanen di Menteng, Polisi Beri Keterangan Jelas!

Terbongkar Penyebab Kebakaran 30 Rumah Permanen di Menteng, Polisi Beri Keterangan Jelas!

Suasana Lokasi Kebakaran di Menteng, Jakarta Pusat . Sedikitnya 30 bangunan rumah permanen ludes habis terbakar.-Foto/Rafi Adhi Pratama/Disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kebakaran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat terjadi disebabkan kebocoran gas di sebuah rumah yang sedang mempersiapkan bahan dagangan bubur.

Hal itu diungkap oleh Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar (Kombes) Komarudin saat dirinya mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

Ia menduga jika kejadian kebakaran di kawasan Menteng ini diawali oleh seorang penghuni rumah tengah mempersiapkan bahan dagangan bubur, lalu terjadi kebocoran pada gas yang digunakannya.

BACA JUGA:Bantuan Korban Kebakaran Menteng Mulai Berdatangan, Dari Pangan Hingga Konseling Untuk Anak-anak

"Dari yang kita lakukan upaya penyelidikan awal kita datang ke TKP saat ini menurut keterangan dari beberapa saksi pada saat kejadian, berawal dari satu buah rumah yang berisikan beberapa penghuni, yang sedang mempersiapkan bahan dagangannya di pagi hari.

"Dari sana berawal diduga kebocoran gas yang menyebabkan terjadinya kebakaran, berdampak kepada bangunan sekitar," katanya kepada awak media saat meninjau lokasi kebakaran.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 04.35 WIB.

Lebih lanjut, Asril mengatakan bahwa selama menangani kejadian tersebut, pihaknya menurunkan 17 unit mobil pemadam kebakaran dengan jumlah 85 personel.

BACA JUGA:Duh, Bintang Curacao Juninho Bacuna Kena Serangan Masif Suporter Indonesia, Kini Akun Instagramnya Ditutup!

Ia pun memberi keterangan dan menduga kalau titik kebakaran bermula dari kompor gas yang bocor. "Kompor gas lapak produksi bubur," terangnya.

"Korbannya satu orang, namanya Daniel (45) dan mengalami luka bakar sekitar 50 persen," imbuhnya.

Selain itu, menurut keterangan warga yang merupakan Ketua RW, Irawan, area yang terbakar yaitu seluas 2.000 meter per segi.

Dari sedikitnya 30 rumah semi permanen yang terbakar, ada 75 kepala keluarga yang terdampak peristiwa kebakaran tersebut.

Sumber: