Tabrak Tukang Gorengan, Ini Permintaan Maaf TNI AL Minta Kepada Keluarga Korban, Siap Tanggung Jawab

Tabrak Tukang Gorengan, Ini Permintaan Maaf TNI AL Minta Kepada Keluarga Korban, Siap Tanggung Jawab

Ilustrasi kecelakaan mobil-pexels-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Seorang Dokter yang merupakan anggota Korps Wanita Angkatan Laut berinisial US (27) menabrak pedagang gorengan di Jalan RE Martadinata hingga tewas.

Menanggapi peristiwa naas tersebut, pihak TNI AL memohon maaf atas terjadinya peristiwa ini. Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kolonel Laut Palembang Widyo Sasongko manjelaskan bahwa perkara ini masih dalam penyelidikan Polisi bersama POM AL.

BACA JUGA:Iriana Kena Body Shaming Saat Foto Bareng Ibu Negara Korsel, Kaesang Meradang, 'Maksudmu Gimana'

BACA JUGA:Rusia Resmi Hadapi Resesi, PDB Rusia Terjun Bebas ke Angka 4,5 Persen

“Ini musibah, saya sebagai pemimpin disini meminta maaf atas kejadian tersebut, lalu untuk prosedur awalnya masih bersama kepolisian baru setelahnya dilimpahkan ke POM AL” ujar Widyo dalam keterangannya.

Widyo mengakui bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada para korban yang menjadi tanggung jawabnya juga.

BACA JUGA:Catat! 7 Tips Antisipasi dan Siaga Banjir Versi BNPB, Tetap Waspada di Musim Hujan!

BACA JUGA:Kepolisian Larang Keluarga Korban Kanjuruhan ke Jakarta, KontraS: Intimidasi Itu Nyata

“Untuk saat ini kami fokus pada pendampingan keluarga korban yang meninggal, tiap malam adakan pengajian, takziyah, hingga pemakaman dan juga korban yang masih dirawat di rumah sakit kan juga merupakan tanggung jawab kita,” tuturWidyo.

Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi lantaran US yang sedang berkendara sedang menghindari motor yang tiba-tiba muncul di depan mobilnya.

Namun bukannya menginjak rem US malah menginjak pedal gas yang membuat mobilnya melaju kencang.

BACA JUGA:Sudah Aman Kabur 2 Tahun ke Sulawesi Selatan, Penjambret Ini Balik Lagi ke Jakarta, Eh Ketangkep Deh!

BACA JUGA:Operasi Merah Penanganan Buku Merah Dibeberkan Novel Baswedan Bersama Mantan Petinggi KPK

Akibatnya, M (50) ibu dari 3 orang anak yang merupakan penjual gorengan ini dinyatakan meninggal dan dimakamkan di TPU Kandang Kawat meski sebelumnya telah dibawa ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

Sumber: