Kisah Masa Kecil Leo Messi Takut Jadi Pemain Pendek, Dokter: Jangan Khawatir Kau Akan Lebih Tinggi dari Maradona

Kisah Masa Kecil Leo Messi Takut Jadi Pemain Pendek, Dokter: Jangan Khawatir Kau Akan Lebih Tinggi dari Maradona

Leo Messi Pernah Takut Gagal Jadi Pesepakbola Ternama karena Terlalu [email protected]

JAKARTA, DISWAY.ID - Dokter yang membantu Lionel Messi dengan suntikan pertumbuhan di Argentina, Diego Schwarzstein mengungkap soal kesulitan yang dihadapi bintang Paris Saint-Germain (PSG).

Diego Schwarzstein mengklaim pemenang Ballon d'Or tujuh kali itu dijanjikan akan lebih tinggi dari Diego Maradona ketika sesi pertama dimulai.

Messi didiagnosis dengan defisiensi hormon pertumbuhan (GHD) selama masa kecilnya dan membutuhkan suntikan hormon secara rutin.

BACA JUGA:Mohamed Salah Diklaim Cocok Main Bareng Kylian Mbappe dan Leo Messi di PSG

Kapten Argentina itu memiliki kondisi langka yang membuat anak-anak berhenti tumbuh begitu mereka berusia tiga tahun.

Diego Schwarzstein mengungkapkan beberapa detail dan reaksi keluarga.

Ia menceritakan bahwa kedua orang tuanya khawatir, tetapi Leo ingin tahu apakah dia bisa cukup tinggi untuk menjadi pesepakbola.

"Mereka (orang tua) tidak senang dan khawatir. Leo bertanya kepada saya apakah dia akan tumbuh cukup besar untuk menjadi pesepakbola," ujar Diego Schwarzstein, dikutip dari laman The Times.

BACA JUGA:Terungkap! Ini Pandangan Ronaldo Terhadap Lionel Messi Saat Diwawancara Piers Morgan

BACA JUGA:Lionel Messi Genggam Juara Piala Dunia Qatar 2022, 3 Rekor Ini Selangkah Lagi Pecah!

"Saya berkata kepadanya: 'Jangan khawatir, kamu akan lebih tinggi dari Maradona. Saya tidak tahu apakah kamu akan pergi ke lebih baik dari dia, tapi kamu akan lebih tinggi dari dia.' Saya benar. Maradona tingginya 1,67 meter dan Leo tingginya 1,69 meter. Kurang lebih seperti itulah prediksi saya" sambungnya.

KISAH LIONEL MESSI SOAL SUNTIKAN DARI HORMON PERTUMBUHANNYA

Lionel Messi sudah sempat berbicara tentang pemulihan defisiensi hormon pertumbuhan (GHD) dan suntikan yang harus dia lakukan di masa kecilnya.

Mantan pemain Barcelona itu mengungkapkan bahwa ia mengambil suntikan sendiri ketika ia berusia 12 tahun.

Sumber: