Kompor Dapur Hotel Novotel Meledak, Petugas Damkar Jakbar Terjunkan 25 Personil ke Lokasi

Kompor Dapur Hotel Novotel Meledak, Petugas Damkar Jakbar Terjunkan 25 Personil ke Lokasi

Ilustrasi kebakaran. --

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dugaan kompor meledak mengakibatkan kebakaran yang terjadi di dapur Hotel Novotel di Jalan Gajah Mada No 188, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Senin 12 November 2022 siang.

Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat, Syarifudin mengatakan kebakaran diduga berasal dari kompor di area dapur yang terletak lantai 6.

BACA JUGA:Ramai Kasus Perundungan Siswa SMP di Bandung, Begini Penyebab dan Cara Mengatasi Perundungan Menurut Studi

BACA JUGA:Buaya Raksasa yang Telah 'Memakan 300 orang' Dikhawatirkan Masih Hidup, Jangan Mampir ke Sungai Ini!

"Obyek yang terbakar adalah kompor di ruang dapur. Api tidak merambat ke lainnya," ujar Syarifudin saat dikonfirmasi wartawan, Senin 21 November 2022.

Untuk menanggulangi kejadian kebakaran tersebut, pihak Damkar Jakarta Barat menerjunkan 5 unit kendaraan pemadam beserta 25 personel yang dikerahkan ke lokasi.

BACA JUGA:Tegas! FIFA Akan Beri Sanksi Segala Bentuk Kampanye LGBT di Piala Dunia 2022 Qatar

BACA JUGA:Terkuak, Putri Candrawathi Sosok di Balik Berpindahnya Rp 200 Juta di Rekening Brigadir J, Bripka RR Buat Pengakuan!

"Operasi pemadaman dimulai 11.48 WIB, Api berhasil dipadamkan 10.55 WIB. Dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga 12.29 WIB," jelas Syarifudin.

Syarif juga mengungkapkan saat ini situasi sudah kuning atau berarti api sudah berhasil dipadamkan oleh para personel Damkar Jakarta Barat yang bergerak cepat menuju lokasi.

BACA JUGA:Syarat Terbaru Naik Pesawat Semua Maskapai Penerbangan Mulai 21 November 2022

BACA JUGA:Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SD di Cipete Beraksi 2 Kali Berujung Ditangkap Polisi

"Setelah dilakukan penyiraman lebih dari 30 menit, api seluruhnya berhasil dipadamkan pukul 12.29 WIB," tukasnya.

Atas peristiwa itu, Syarif memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Sumber: