Sama-sama Siraman Hari Ini, Erina Gudono Jalani Prosesi yang Berbeda dengan Kaesang

Sama-sama Siraman Hari Ini, Erina Gudono Jalani Prosesi yang Berbeda dengan Kaesang

Kaesang Pangarep Gagal Malam Pertama Bareng Erina Gudono-Instagram/ @kaesangp-Instagram/ @kaesangp

Setelahnya, baru siraman dilakukan dengan air siraman yang disebut tirto pamor sih. 

BACA JUGA:Langsung Sat Set! Kaesang Cuma Butuh Waktu Dua Bulan Untuk Lamar Erina Gudono

BACA JUGA:Warga Full Senyum, Makanan Gratis Bakal Dibagikan Sepaket dengan Souvenir Saat Kirab Pengantin Kaesang-Erina

Adapun air berasal dari tujuh sumber, salah satunya rumah keluarga Jokowi di Solo.

Wigung menjelaskan, esensi dari siraman ini adalah membersihkan jiwa-raga dan lahir-batin dari segala keburukan. 

"Dengan memohon kepada Tuhan bila air siraman ini membasahi kepala, Tuhan yang kaya akan ilmu dan sumber dari segala ilmu pengetahuan, mudah-mudahan memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kedua calon mempelai," jelasnya.

Untuk merampungkan tahap siraman ini, keluarga melaksanakan muloni. 

Dalam prosesi ini, ibu Erina akan mengucurkan air dari kleting. 

"Kita merujuk pada gaya keraton menggunakan klenting, bukan kendi. Masyarakat ada yang menggunakan kendi, itu tidak salah. Tapi kami dalam hal ini menggunakan referensi dari keraton," ungkap Wigung.

Air yang mengucur dari klenting melambangkan curahan kasih sayang dan perhatian ibu Erina terhadap anak-anaknya yang tak pernah habis. 

Dituangkan sampai habis, seperti cinta ibu untuk anaknya hingga akhir hayat.

Kemudian klenting dipecah dalam upacara mecah pamor yang juga sarat filosofi kehidupan. 

Dijelaskan Wigung, pamor adalah gambar guratan bilah keris pusaka, hasil tempaan para empu dengan logam pillhan. 

Pecahan tersebut membentuk guratan yang indah.

BACA JUGA:Siapa Pemilik Royal Ambarrukmo? Tempat Bersejarah yang Bakal Jadi Lokasi Pernikahan Kaesang dan Erina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: