5 Strategi UMKM untuk Bertahan dari Gempuran Resesi 2023

5 Strategi UMKM untuk Bertahan dari Gempuran Resesi 2023

Pemprov Jatim terus mendukung para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui ekosistem berupa forum-forum penunjang skill seperti East Java Super Corridor (EJSC), Millenial Job Center (MJC), Kampus UMKM Shopee, Platform Pelatihan untuk pelaku K-Julian Romadhon-Harian Disway

JAKARTA, DISWAY.ID - Ancaman resesi ekonomi global di depan mata. Kondisi ini kian mempersulit langkah para UMKM dalam menjalankan roda usahanya. 

Bagaimana tidak, akibat naiknya harga-harga bahan produksi sampai BBM menyebabkan biaya produksi naik, namun daya beli masyarakat masih menurun.

Hal ini tentunya, sangat membutuhkan strategi khusus agar UMKM tahan resesi dan mampu bangkit pasca pandemi.

BACA JUGA:6 Ide Usaha Kecil Hadapi Gelombang Resesi 2023, Nomor 4 Gak Perlu Modal

Berikut beberapa strategi bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan selama resesi: 

1. Evaluasi Rencana Keseluruhan

Agar UMKM tahan resesi adalah dengan melakukan evaluasi kinerja dan target bisnis. 

Berangkat dari hal itu, pelaku UMKM bisa mengetahui apa saja yang perlu ditingkatkan atau dihilangkan. 

Selanjutnya, kamu menyusun rencana usaha secara keseluruhan dengan menyesuaikan kondisi aktual.

Selain itu, kamu juga perlu membuat backup plan sebagai langkah konservatif jika rencana bisnis utama tidak berjalan dengan mulus.

2. Perkuat Cadangan Kas

Memiliki cadangan kas artinya kamu memiliki uang tunai yang bisa digunakan kapan saja untuk bisnis, bukan aset atau surat berharga yang tidak bisa diuangkan. 

Memiliki uang tunai dalam bisnis merupakan kekuatan finansial terbaik.

Jika usahamu belum memiliki cadangan kas yang memadai, maka ada baiknya mencari cara untuk mengumpulkan lebih banyak uang. Kamu bisa memanfaatkan sumber daya yang ada untuk melakukan inovasi produk.

Sumber: