Ganjar Pranowo Aman, KPI Sentil Lembaga Penyiaran yang Keberpihakan

Ganjar Pranowo Aman, KPI Sentil Lembaga Penyiaran yang Keberpihakan

Ganjar Pranowo dalam tayangan adzan Maghrib-Foto/Tangkapan Layar/YouTube-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran atau politik identitas mengenai Calon Presiden usungan PDIP, Ganjar Pranowo yang menjadi model dalam tayangan Azan di salah satu televisi swasta.

Terkiat pernyataan tersebut, KPI sebelumnya telah melakukan rapat pleno pada 13 September 2023.

“Berdasarkan hasil forum klarifikasi dan rapat pleno, KPI menilai bahwa siaran azan maghrib yang menampilkan salah satu sosok atau figur publik tidak melanggar ketentuan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS),” pernyataan KPI dari siaran pers KPI Pusat, Kamis 14 September 2023.

BACA JUGA:AFPI Adakan UMKM Digital Summit 2023: Berikan Pembiayaan Usaha Bagi Pelaku UMKM

KPI dalam hal ini juga telah memanggil pihak stasiun televisi swasta untuk dimintai klarifikasi.

Dalam perkara ini, KPI juga mengimbau kepada semua lembaga penyiaran untuk tetap mengedepankan prinsip adil selama pelaksanaan Pemilu 2024.

“KPI mengimbau kepada seluruh lembaga penyiaran untuk tetap mengedepankan prinsip adil, tidak memihak, dan proporsional dalam menyiarkan program siaran demi menjaga penyelenggaraan Pemilu 2024 yang demokratis,” ujarnya.

KPI pun akan berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu serta dewan Pers untuk menindak siaran yang berpotensi melakukan pelanggaran.

BACA JUGA:Akan Kerja Sama Militer, Kim Jong Un Nyatakan Dukung Vladimir Putin

“Adapun langkah selanjutnya terkait isi siaran kepemiluan yang berpotensi melanggar, KPI akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Gugus Tugas yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), KPI dan Dewan Pers,” ujarnya.

Diketahui, Ganjar Pranowo muncul dalam tayangan Adzan sebuah televisi swasta dan menjadi sorotan masyarakat.

Dalam perkara ini pihak Sekertaris Jendral PDI-P, Hasto Kristiyanto membantah bahwa pihaknya melakukan politik identitas dengan sosok Ganjar dalam tayangan Adzan tersebut.

"Bukan (politik identitas). Pak Ganjar Pranowo ini sosok yang religius. Religiusitasnya tidak dibuat-buat,” ujar Hasto.

BACA JUGA:Mengenal Sejarah, Tujuan dan Tokoh yang Gugur di Peristiwa G30S PKI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: