Vespa Batik Dipamerkan di Museum Batik Indonesia

Vespa Batik Dipamerkan di Museum Batik Indonesia

Vespa Batik Dipamerkan di Museum Batik Indonesia-Piaggio Indonesia-

JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Piaggio Indonesia menampilkan Vespa Batik di Museum Batik Indonesia sebagai bentuk apresiasi penuh arti atas menyatunya dua ikon dan warisan budaya, yakni Vespa dari Italia dan Batik dari Indonesia.

PT Piaggio Indonesia memahami pentingnya nilai Batik sebagai bagian penting warisan budaya Indonesia. 

BACA JUGA:Sambut Tahun Naga, Piaggio Group Luncurkan Vespa 946 Dragon

Untuk itu, dalam peresmian pabrik pertama Piaggio Group di Indonesia, PT Piaggio Indonesia mempersembahkan Vespa Batik sebagai model Vespa pertama yang diproduksi di fasilitas tersebut untuk merayakan budaya ikonis yang menjadi kebanggaan Indonesia.

"Kehadiran Vespa Batik di Museum Batik Indonesia menegaskan kembali dedikasi kami dalam mengapresiasi arti penting Batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia,” ujar Managing Director and Country CEO PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega.

BACA JUGA:Rayakan 1 Dekade Vespa 946, PT. PID Hadirkan Vespa 946 10° Anniversario, Ini Detailnya!

“Kami bangga dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan bagi Vespa Batik untuk tampil di Museum Batik Indonesia karena kami percaya inisiatif ini akan menjaga perbincangan yang berkelanjutan tentang Batik dari generasi ke generasi,” tambahnya.

Vespa Batik yang ada di Museum Batik Indonesia bernomor seri 1002, melambangkan Hari Batik Nasional yang diperingati pada bulan Oktober tanggal 2. 

Kehadiran Vespa Batik di Museum Batik Indonesia akan menjadi daya tarik kontemporer yang memperkaya cerita batik di era modern.

BACA JUGA:Millennium Tires Luncurkan Ban Vespa Dinding Putih Anti Luntur dengan Harga Terjangkau

Vespa Batik mengadaptasi pola batik tradisional 'Tambal Jagad' sebagai motif utama yang tersemat di bodi kendaraan dan aksesori seperti helm dan topbox. 

Pola utama menggambarkan kolase dari tujuh motif batik, yaitu Perisai (Kalimantan), Megamendung (Jawa Barat), Ayam Kasuari (Papua), Sokowani (Sumatera), Tenun Ikat Menjangan (Nusa Tenggara), Kawung (Jawa Tengah), dan Poleng (Bali).

Setiap pola batik itu terinspirasi dari berbagai latar belakang dan tradisi yang mewakili filosofi budaya Indonesia yang menarik sebagai negara kepulauan, mulai dari ujung barat hingga ujung timur nusantara. 

BACA JUGA:Millennium Tires Luncurkan Ban Vespa Dinding Putih Anti Luntur dengan Harga Terjangkau

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: