Kena Doxing Karena Belum Balik Nama, Pemilik Pertama Vespa Disangka Pelaku Penganiayaan Staf Zaskia Adya Mecca

Kena Doxing Karena Belum Balik Nama, Pemilik Pertama Vespa Disangka Pelaku Penganiayaan Staf Zaskia Adya Mecca

Pemilik pertama motor Vespa berwarna pink yang viral karena pengemudinya menganiaya staf Zaskia Adya Mecca jadi korban doxing netizen-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemilik pertama motor Vespa berwarna pink yang viral karena pengemudinya menganiaya staf Zaskia Adya Mecca jadi korban doxing netizen. 

Musbabnya, usai viral pemotor Vespa pink melawan arah di Jalan Ampera Raya dan menganiaya Faisal, staf Zaskia Adya Mecca.

BACA JUGA:Gagal ke MU, Carlos Baleba Malas-malasan di Brighton

BACA JUGA:Driver Anak Zaskia Adya Mecca Dianiaya Pengendara Motor di Pasar Minggu, Ngakunya Sih Anggota!

Rupanya, plat nomor yang sempat diunggah Zaskia menuai polemik dan masalah baru. 

Bahkan, unggahan itu sempat diunggah ulang oleh kreator yang kerap mengkampanyekan anti lawan arah di jalan, Lauren Hutagalung. Sayangnya, di sinilah peristiwa doxing itu terjadi. 

Dari ribuan komentar netizen, rupanya ada yang berhasil mendapatkan identitas pemilik Vespa Pink yang terekam menganiaya Faisal di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin, 22 September 2025. 

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Laurend Lee Hutagalung (@laurend_lee_)

 

Melalui unggahan insta story di akun Instagram @charismheylani, pada Senin, 22 September 2025, istri dari pemilik motor tersebut membantah tudingan tersebut.

Ia mengatakan bahwa Vespa Pink yang dipakai pelaku memang milik suaminya. Tetapi kendaraan itu telah dijual sejak tahun 2019.

“Assalammualaikum bia @zaskiadyamecca saya turut berduka atas apa yg terjadi dengan Kala. Bia, saya istri dari Andri Permana,” tulis pemilik akun Instagram @charismheylani.

“Kebetulan data pribadi suami saya di share di @zaskiadyamecca sini. Suami saya dituduh sebagai pelaku penabrak anak bia karena plat nomor vespa tersebut masih pakai data suami saya. Vespa tersebut sudah kami jual dari 2019 lalu dan belum balik nama ke pembeli tersebut,” lanjutnya.

Oleh karena itu, ia meminta warganet untuk tidak membagikan data pribadinya dan suaminya ke publik. Hal ini karena suaminya tidak memiliki hubungan apapun dengan pelaku.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads