Viral Razia Rumah Makan Padang di Cirebon, Pakar Unair Ingatkan Multikulturalisme
Beberapa waktu lalu ramai soal rumah makan Padang di Cirebon yang mendapatkan persekusi dari oknum organisasi masyarakat tertentu.-tangkapan layar X@Sundafesss-
BACA JUGA:Surat Tom Lembong dari Penjara Diserbu Netizen: Usut Hingga Presiden
BACA JUGA:Sociolla Spill Tren Kosmetik dan Kecantikan Tahun 2025 dari Makeup hingga Skincare
Wakil Dekan I FIB tersebut juga memperkirakan ada pemicu lain dari peristiwa ini, seperti persaingan bisnis.
Namun, ia menegaskan bahwa pemicu dasar yang paling ia soroti adalah penggunaan identitas suatu suku tanpa kehati-hatian.
Oleh karena itu, ia mengingatkan untuk tetap menghormati nilai-nilai yang yang melekat sebagai identitas ketika ingin menggunakan identitas suku tertentu.
Pasalnya, identitas itu merupakan bagian dari kebanggaan suku.
BACA JUGA:Katalog Promo Superindo Hari Ini 10 November 2024, Belanja Murah Mulai Rp1 Ribuan
BACA JUGA:Diduga Jadi Korban TPPO, 23 Calon Pekerja Migran Gagal Berangkat dari Bandara Soetta
"Jika tidak menghormati, suku bangsa tertentu bisa merasa terhina atau tidak dihargai,” ujarnya.
Di samping itu, media sosial juga memainkan peran besar dalam memberikan dampak pada masyarakat, di mana sebagian besar masyarakat mendapatkan informasi yang tidak lengkap melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa hal ini dapat menimbulkan kesalahpahaman yang turut menyulut reaksi berlebihan dan mendorong tindakan persekusi balik secara verbal terhadap rumah masakan Padang.
Hal ini dapat berupa analogi sarkastik yang membangun citra bahwa orang Minang ingin menang sendiri, meminta agar tidak berjualan di daerah lain, dan sebagainya.
BACA JUGA:60 Link Twibbon Hari Pahlawan 2024 Terbaru Gratis dan Ucapan, Yuk Pasang di Medsos!
BACA JUGA:Cara Baru Nikmati Sensasi Es Krim dengan 3 Cita Rasa Classy
"Ini terjadi karena masyarakat belum memiliki pemahaman yang setara tentang bagaimana mengelola identitas kesukuan di ruang yang berbeda atau di luar daerahnya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: