Pramono Semringah Hujan Ekstrem 11 Maret Tak Terjadi Berkat OMC: Cuaca Terang Benderang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung semringah hujan ekstrem yang diprediksi BMKG tidak terjadi pada 11 Maret 2025-Disway.id/Cahyono-
BACA JUGA:Normalisasi Sungai Ciliwung, Pramono: Pembebasan Lahan Harus Dilakukan, Mau Tidak Mau!
Hal ini untuk mencegah hujan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Jadi kita bersama-sama tanggal 11 sampai tanggal 20 ini melakukan (OMC)" kata Maruli.
Untuk posko modifikasi cuaca Jakarta dan Banten di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
"Sedangkan Jawa Barat nanti dari bandara di Jawa Barat karena cukup jauh dari Bandung menuju ke Jakarta," ucap Maruli.
Maruli menerangkan, operasi modifikasi cuaca ini sudah sesuai dengan arahan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BACA JUGA:Pantau Pasar Induk Kramat Jati, Pramono Dapati Kenaikan Harga Cabai Jelang Lebaran
Setiap harinya BPBD akan melakukan dua kali penerbangan untuk penyemaian bahan baku garam (NaCl) pada area target.
"Jadi bila terjadi potensi untuk pertumbuhan awan konvektif, awan hujan, maka kita lakukan OMC. Namun kalau misalnya tidak ada pertumbuhan awan hujan maka kita tidak lakukan OMC," pungkas Maruli.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: