Sampah Longsor, Zona 4A TPST Bantargebang Ditutup, 2 Lokasi Baru Disiapkan

Sampah Longsor, Zona 4A TPST Bantargebang Ditutup, 2 Lokasi Baru Disiapkan

Zona 4A TPST Bantargebang ditutup sementara usai terjadi longsor pada gunungan sampah.-ist-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Zona 4A Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang usai terjadi longsor pada gunungan sampah.

Penutupan Zona 4A pada fasilitas pembuangan sampah milik DKI tersebut untuk memaksimalkan penanganan dampak longsor di lokasi tersebut.

Agar pengelolaan sampah di Ibu Kota tidak terganggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menyiapkan dua zona baru.

BACA JUGA:Penyebab Gunung Sampah Bantargebang Longsor Diungkap Gubernur Pramono: Dipicu Hujan Ekstrem

"Sambil menunggu Zona 4A diselesaikan, maka Zona 3 dan dua zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporary, sementara, jadi tidak permanen," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Senin, 9 Maret 2026.

Setiap hari Jakarta memproduksi sekitar 7.000-8.000 ton sampah yang dibuang di Bantargebang.

Pramono menyadari dengan ditutupnya Zona 4A tentunya dapat berdampak terhadap pengelolaan sampah di Jakarta.

Agar tidak berdampak fatal, Pramono memastikan penutupan Zona 4A di fasilitas pengolahan sampah milik DKI tersebut tidak berlangsung lama.

"Sudah meminta ini tidak berkepanjangan, sebab kalau berkepanjangan maka (pengelolaan sampah) Jakarta pasti akan terganggu," ucapnya.

Penutupan Zona 4A ini sejalan dengan penetapan status tanggap darurat untuk mengoptimalkan penanganan dampak longsoran.

Dalam operasi tanggap darurat, personel gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI/Polri, BPBD, dan Damkar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian korban.

BACA JUGA:Operasi Ketupat Jaya 2026 Mulai 13 Maret, 6.800 Personel Disiagakan

Selain itu, 19 alat berat jenis ekskavator (Beko) dan 7 unit ambulans disiagakan untuk menunjang operasi penanganan longsor.

Sekarang ini, 4 orang dinyatakan tewas dalam musibah tersebut yang terdiri dari dua warga dan dua lainnya sopir truk sampah yang tengah bertugas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads