Korindo Luncurkan Bisnis Daur Ulang Ban: Produksi TPO dan rCB
JAKARTA, DISWAY.ID - Setiap tahunnya ada sekitar 4 miliar ton ban bekas yang berakhir di tempat pembuangan di seluruh dunia.
Limbah ban bekas yang sulit terurai ini memang menjadi permasalahan lingkungan dan ekonomi yang dihadapi banyak negara.
Daur ulang ban bekas pun dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi jumlah limbah dan menekan dampak buruknya terhadap lingkungan.
Kebanyakan adalah mendaur ulang ban bekas menjadi produk karet baru. Namun, tahukah Anda tentang daur ulang ban bekas menjadi energi terbarukan?
Tentang Minyak Pirolisis Ban
Minyak pirolisis ban atau Tyre Pyrolysis Oil (TPO) adalah produk minyak yang dihasilkan dari proses daur ulang ban bekas.
Menggunakan mesin canggih dan reaksi pirolisis, sejumlah besar limbah ban dapat diolah menjadi produk bahan bakar yang terbarukan.
Teknik daur ulang ban bekas berbasis pirolisis ini mendapatkan perhatian yang cukup luas karena nilai ekonomi yang tinggi dan dampak lingkungan yang lebih sedikit.
Melalui daur ulang tersebut ada beberapa permasalahan limbah ban bekas yang dapat teratasi.
BACA JUGA:Tony Popovic Panggil 26 Pemain Timnas Australia untuk Lawan Indonesia, 4 Debutan Hadir!
1. Sampah Ban yang Tidak Dapat Terurai
Ban terbuat dari material karet yang mengandung minyak bumi, serat tekstil, dan bahan kimia (sulfur, seng oksida, dan karbon hitam). Bahan-bahan tersebut melalui proses kimia untuk menghasilkan ban yang kuat dan lebih tahan lama.
Hal ini yang membuat ban menjadi produk yang sulit terurai. Bahkan ban tidak dapat terurai secara hayati sehingga sangat berbahaya bagi lingkungan.
2. Memakan Banyak Tempat di Tempat Pembuangan Sampah
Selain limbah yang sulit terurai, ban juga menimbulkan permasalahan karena ukurannya yang besar sehingga memakan banyak tempat di tempat pembuangan. Pirolisis dapat mengambil lebih banyak ban bekas untuk dijadikan produk energi terbarukan dan mengurangi permasalahan sampah ban.
BACA JUGA:Kemendikdasmen: Pentingnya Kemampuan Literasi dan Numerasi untuk Masa Depan Bangsa
3. Kebakaran Ban Bekas yang Sulit Dipadamkan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: