Sekuriti RS Mitra Keluarga Sempat Koma 4 Hari Usai Dianiaya Keluarga Pasien, Pelaku Buron!

Sekuriti RS Mitra Keluarga Sempat Koma 4 Hari Usai Dianiaya Keluarga Pasien, Pelaku Buron!

Sekuriti Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi, Sutiono mengalami sempat koma selama sempat hari usai mengalami penganiayaan pada Sabtu, 29 Maret 2025-Istimewa-

BEKASI, DISWAY.ID - Sekuriti Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi, Sutiono mengalami sempat koma selama sempat hari usai mengalami penganiayaan pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Istri korban, Ratrichsani (30 tahun) mengatakan bahwa sang suami menerima perawatan seusai menerima benturan keras ketika di banting oleh tersangka berinisial AF.

BACA JUGA:Pelaku Aniaya Sekuriti RS Mitra Keluarga Mangkir di Panggilan Kedua, Siap Dijemput Paksa?

BACA JUGA:Wali Kota Bekasi Turun Tangan Atas Penganiayaan Sekuriti RS Mitra Keluarga, Minta Pihak Berwajib Tangkap Pelaku

“sempet koma di ICU selama empat hari. Karena benturan juga sih. Benturan yang sangat kencang mungkin ya, jadi dia agak lupa waktu pertama kali itu,” jelas Ratrichsani di Bekasi pada Kamis, 10 April 2025.

Dengan kejadian itu, Sutiono harus menjalankan beberapa perawatan seperti CT Scan dan magnetic resonance imaging (MRI) guna melihat kondisi di dalam tubuh korban.

“CT Scan-nya bagus, semua hasilnya bagus, dan tadi baru menjalani proses tindakan MRI. Tapi belum keluar hasilnya nih gimana nanti ya, komunikasi udah lancar, alhamdulillah udah mulai membaik,“ terang istrinya.

Setelah melalui perawatan yang dijalani, keadaan dari pria berusia 39 tahun mulai membaik pasca kejadian tersebut.

“Alhamdulillah sih, sekarang udah mulai memang baik ya. Cuma kan kemarin sudah sempet pulang, ngedrop lagi, dibawa lagi ke sini jadinya,“ ungkapnya.

BACA JUGA:Mangkir dari Pemeriksaan, Polisi Sebut Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan Sekuriti RS Mitra Keluarga

BACA JUGA:Kronologi Penganiayaan Seorang Sekuriti RS Mitra Kekuarga, Kuasa Hukum: Banting oleh Keluarga Pasien Hingga Kejang dan Kritis

Penganiayaan berawal saat sekuriti meminta kepada pihak keluarga agar memindahkan kendaraan supaya tidak menghalangi jalur ambulans.

Pelaku tidak terima ditegur oleh korban dan tersangka menarik bajunya hingga membanting serta mencekik sekuriti tersebut sampai korban mengalami kejang serta kritis.

Akibat kejadian tersebut, Sutiyono sempat dirawat intensif di ruang ICU dan kini kondisinya telah membaik, saat ini pasien telah berada di kondisi terbaik dan dalam masa pemulihan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads