Menlu Sugiono: Evakuasi Warga Gaza Harus Ada Persetujuan Pemimpin Negara Timur Tengah

Menlu Sugiono: Evakuasi Warga Gaza Harus Ada Persetujuan Pemimpin Negara Timur Tengah

Menlu Sugiono: Evakuasi Warga Gaza Harus Ada Persetujuan Pemimpin Negara Timur Tengah-dok Disway-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan saat ini pemerintah Indonesia tengah berkonsultasi dengan pemimpin-pemimpin negara di kawasan Timur Tengah untuk mengevakuasi warga Gaza.

Sugiono menjelaskan hasil konsultasi itulah yang menjadi pertimbangan apakah warga Gaza akan direlokasi atau tidak.

BACA JUGA:Menlu Tegaskan Indonesia Tolak Relokasi Warga Gaza: Hanya Evakuasi Korban Luka

BACA JUGA:Terima Menlu Prancis, Presiden Prabowo Perluas Kerja Sama Alutsista dan Pertahanan

"Jadi saat ini perlu saya jelaskan juga, ini kan kita masih berkonsultasi, beliau masih berkonsultasi dengan pemimpin-pemimpin di kawasan ini. Hasil konsultasi itulah nanti kemudian jadi pertimbangan untuk keputusan terakhirnya seperti apa," kata Sugiono kepada wartawan, Kamis, 10 April 2025.

Ia menerangkan, evakuasi warga Gaza itu perlu kesepakatan negara Timur Tengah. Ia menjelaskan apabila ada pemimpin yang tak setuju, maka relokasi tak dapat dilanjutkan.

"Jadi harus semuanya sepakat, harus semuanya setuju. Kalau ada yang tidak setuju, kalau ada yang tidak sepakat ya berarti 'no deal' kan sebenarnya," tegas Sugiono.

BACA JUGA:Tarif Perdagangan Trump Ancam Indonesia, Wamenlu Ungkap Dampaknya ke Perekonomian

BACA JUGA:Menlu Sugiono Desak Investigasi Tewasnya WNI di Malaysia

Ia menegaskan bahwa segala langkah kemanusiaan yang diambil tidak dimaksudkan untuk merelokasi warga Gaza secara permanen, tetapi semata-mata sebagai bentuk konkret solidaritas dan kepedulian Indonesia terhadap rakyat Palestina.

"Sekali lagi, tidak dalam frame yang untuk merelokasi warga Gaza secara permanen, tetapi merupakan bentuk dari kepedulian kita untuk mengembangkan masyarakat kita yang anak-anak, yatim piatu yang ada di sana," terangnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads