75 Tahun Indonesia-Rusia: Seni sebagai Akar Hubungan

75 Tahun Indonesia-Rusia: Seni sebagai Akar Hubungan

Konser Bersama Rusia-Indonesia memperingati 75 tahun hubungan diplomatik.-Anisha Amalia Zahro-

Begitu pula dengan Fadli Zon yang mengagumi karya sastra Rusia, termasuk Tolstoy, Dostoevsky dan Pushkin.

Sejarah panjang kedua negara juga telah terjalin sejak era Presiden Soekarno hingga kini Prabowo di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan kebudayaan.

Giring memperkenalkan kekayaan warisan Indonesia yang tumbuh kaya dan dinamis. "Unsur-unsur ini memunculkan ekspresi-ekspresi seperti musik, tari, puisi, dan teater."

Dalam konser ini, perwakilan Indonesia menghadirkan tari saman dan musik gamelan Bali yang kini telah terdaftar dalam salah sastu warisan budaya takbenda UNESCO.

Penyanyi tenor Farman Purnama turut memberikan sentuhan kontemporer pada ekspresi budaya keduanya.

BACA JUGA:Menteri Pendidikan Filipina 'Kuliah' di Kampus FKUI, Dukung Kerja Sama Riset di Bidang Kedokteran

"Waduk kreativitas yang dalam ini memberikan fondasi yang kuat untuk dialog budaya yang bermakna dengan dunia termasuk kolaborasi yang menginspirasi malam ini," tuturnya.

Melalui seni, kata Giring, persahabatan ini tidak hanya menawarkan keindahan budaya, tetapi juga berkontribusi pada perdamaian global.

Hal ini ditunjukkan melalui bagaimana dialog dan empati dapat berkembang antarbangsa melalui seni.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads