Peringatan Hari Bumi Sedunia 2025: Intip Sejarah dan Temanya
Peringatan Hari Bumi Sedunia 2025--Canva
Hayes yang merupakan seorang aktivis muda yang pernah menjabat sebagai presiden mahasiswa di Universitas Stanford.

ILUSTRASI Hari Bumi 2025.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Ia bertugas untuk menggalang suara di kampus-kampus dan menyebarkan gagasan tersebut ke masyarakat yang lebih luas.
Di samping itu, Hayes beserta timnya memilih tanggal 22 April sebagai kampanye akbar, hari kerja yang jatuh antara Liburan Musim Semi dan Ujian Akhir, untuk memaksimalkan partisipasi mahasiswa yang lebih besar.
Menyadari besarnya potensi untuk menginspirasi lebih banyak orang, Hayes pun segera membentuk staf nasional yang terdiri dari 85 orang untuk mempromosikan berbagai acara di seluruh negeri.
Upaya tersebut akhirnya segera meluas hingga mencakup berbagai organisasi, kelompok agama, dan lainnya. Mereka juga menamakan kampanye akbar sebagai Hari Bumi yang segera menarik perhatian media nasional dan menyebar ke seluruh negeri.
Setelahnya, digelar peringatan Hari Bumi pertama pada 22 April 1970 dengan sukses dan diikuti oleh berbagai kalangan dari beragam status sosial. Berbagai kampanye dan demonstrasi digelar berbagai kota besar di AS seperti Philadelphia, Chicago, Los Angeles, dan lainnya.
Hari Bumi menginspirasi 20 juta warga AS, 10 persen dari total populasi saat itu, untuk turun ke jalan, taman, dan auditorium guna berdemonstrasi menentang adanya dampak pembangunan industri selama 150 tahun yang merusak lingkungan.
Sejak saat itu, semakin banyak warga yang sadar pentingnya pembangunan berwawasan lingkungan dan peringatan Hari Bumi terus digelar, bahkan menyebar di seluruh dunia.
BACA JUGA:Terkuak! Begini Sejarah Hari Valentine yang Sebenarnya, Berawal Sejak Zaman Romawi
Tema Peringatan Hari Bumi Sedunia 2025
Pada tahun 2025 ini, peringatan Hari Bumi mengambil tema 'Our Power, Our Planet' atau 'Energi Kita, Planet Kita'.
Adapun, perayaan Hari Bumi tahun ini akan berfokus pada peningkatan pemanfaatan sumber energi terbarukan di seluruh dunia.
Peringatan Hari Bumi 2025 ini juga menyuarakan peningkatan energi terbarukan sampai tiga kali lipat di tahun 2030 mendatang.
Selain itu, Hari Bumi juga turut menyerukan untuk mengadvokasi, mendidik dan memobilisasi masyarakat dalam mendukung energi terbarukan.
Yang mana, energi terbarukan ini dianggap sebagai kekuatan pemersatu yang kuat, menyatukan berbagai negara, kawasan, negara bagian serta masyarakat yang seringkali bersebrangan secara politik dan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: