Nathalie Holscher Didamprat Bupati Sidrap Buntut Pamer Saweran Ratusan Juta: Bikin Citra Negatif!

Nathalie Holscher Didamprat Bupati Sidrap Buntut Pamer Saweran Ratusan Juta: Bikin Citra Negatif!

Nathalie Holscher didamprat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif imbas pamer uang senilai ratusan juta melakukan pekerjaan sebagai DJ di Sidrap, Sulawesi Selatan.-tangkapan layar instagram@Nathalie Holscher-

JAKARTA, DISWAY.ID - Nathalie Holscher didamprat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif imbas pamer uang saweran hingga ratusan juta rupiah saat melakukan pekerjaan sebagai DJ di Sidrap, Sulawesi Selatan.

Nathalie Holscher dinilai telah merusak citra masyarakat Sidrap yang dikenal sangat religius.

Oleh karena itu, Syaharuddin meminta Satpol PP hingga jajaran untuk membuat aturan tegas tanpa pandang bulu.

BACA JUGA:Hotman Paris Bongkar Ayah Biologis Anak Dikandung Lisa Mariana: Bukan Ridwan Kamil dan Dia Sudah Buat Surat Pernyataan

BACA JUGA:Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 18 April 2025 Buka Seperti Biasa, Cek Jadwal dan Lokasinya!

Syaharuddin Alrif juga mengaku kecewa dengan adanya tindakan pamer uang saweran senilai ratusan juta yang dilakukan oleh Nathalie Holscher.

"Merasa sedih dan agak terganggu, kecewa saya dengan adanya kegiatan seperti itu," kata Syaharuddin lewat video di akun TikTok, Kamis 17 April 2025.

"Jadi saya sudah instruksikan kepada seluruh jajaran yang memiliki kewenangan di situ untuk amati soal izinnya, amati soal kelengkapannya dan saya juga minta Satpol PP untuk melakukan penerimaan peraturan daerah secara tegas dan tanpa pandang bulu, tanpa pandang bulu," paparnya.

BACA JUGA:KKP Ungkap Kendala Bongkar Pagar Laut yang Tersisa di Desa Kohod Tangerang: Lumpurnya Luar Biasa!

BACA JUGA:Hasil Perempatfinal UEL 2024/25: Manchester United Comeback Dramatis, Setan Merah Lolos ke Semifinal

Lebih lanjut, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa masyarakat Sidrap hanya segelintir saja yang melakukan sawer terhadap Nathalie Holscher.

Selebihnya, masyarakat Sidrap dinilai oleh Syaharuddin Alrif sangat religus karena banyak penghafal Qur'an.

"Masyarakat sidrap hanya segelintir yang begitu pekerjaannya, lebih banyak yang positif pekerjaannya. Jika banyak pengapal Al-Quran, banyak pesantren kita, banyak ulama kita, jangan perbuatan sedikit merusak semuanya," ujarnya.

"Nah, saya himbaw kepada seluruh rekan-rekan yang melakukan aktivitas itu, mohon menahan diri dan tidak melakukan lagi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads