Wali Kota Jaksel Beri Contoh ASN Naik Transportasi Publik

Wali Kota Jaksel Beri Contoh ASN Naik Transportasi Publik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan seluruh pegawainya menggunakan transportasi umum massal saat berangkat maupun pulang kerja setiap hari Rabu.--Cahyono

JAKARTA, DISWAY.ID - Pada 23 April 2025, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menandatangani Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 6 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di Jakarta untuk menggunakan transportasi publik setiap hari Rabu. 

Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung upaya pengurangan kemacetan dan polusi udara di ibu kota.

Dalam Ingub tersebut, sejumlah jenis transportasi yang dikategorikan sebagai angkutan umum meliputi TransJakarta, MRT, LRT, dan Commuter Line (KRL).

BACA JUGA:Momen Pramono Menunggu Bus Transjakarta di Halte Tamsur, Taat Aturan Wajib Naik Transportasi Umum  

Aturan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemprov DKI Jakarta untuk memaksimalkan penggunaan transportasi publik di kalangan ASN, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga Jakarta.

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin mengungkapkan bahwa ia pun mulai menggunakan transportasi umum untuk bepergian dari rumah dinasnya di Kebayoran Baru, menuju kantor walikota di Jalan Prapanca, Jakarta Selatan.

"Dari rumah dinas saya jalan kaki ke halte TransJakarta Tirtayasa, naik ke arah Blok M, dari Blok M naik jurusan Ragunan, lalu turun di depan kantor," ujar Munjirin saat dikonfirmasi pada Selasa, 29 April 2025.

Munjirin juga mengingatkan agar seluruh ASN benar-benar menjalankan Ingub ini dengan baik. 

Ia menekankan pentingnya agar para ASN tidak mencoba mengakali kebijakan dengan menggunakan kendaraan pribadi yang diparkirkan dekat kantor.

BACA JUGA:ASN Pemprov DKI Jakarta Naik Kendaraan Pribadi Setiap Rabu Bakal Disanksi, Pramono Turunkan Satpol PP

"Tentunya para ASN harus benar-benar menjalankan Ingub ini, jangan mengakali dengan naik kendaraan pribadi dulu dari rumah," tegasnya.

Meski ia mengakui bahwa penggunaan transportasi umum mungkin terasa merepotkan pada awalnya, Munjirin optimistis kebiasaan ini akan terbentuk seiring berjalannya waktu. 

"Mungkin pertama-tama merasa repot dan sebagainya, tapi saya yakin kalau sudah sering dijalankan akan jadi kebiasaan," kata Munjirin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads