UPT Asrama Haji Bekasi Imbau Jemaah Jaga Kondisi Badan Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi

UPT Asrama Haji Bekasi Imbau Jemaah Jaga Kondisi Badan Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi

Cuaca panas ekstrem landa Arab Saudi di momen kepulangan jamaah haji.-Hajj Haramain-

BEKASI, DISWAY.ID - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Bekasi mengimbau kepada para jemaah agar berhati-hati saat melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Sebab, Arab Saudi tengah dalam cuaca yang panas ekstrem.

BACA JUGA:UPT Asrama Haji Bekasi akan Berangkatkan 26.000 Jemaah Haji dari 61 Kloter

BACA JUGA:Skema Baru Keberangkatan Haji 2025, Uji Coba Perjalanan dari Asrama ke Bandara Soetta

Kepala Humas UPT Asrama Haji Embarkasi Jakarta Bekasi, Fitsa Baharudin menjelaskan bahwa cuaca tersebut mencapai sekitar 46 derajat membuat kondisi lingkup di Arab Saudi menjadi lebih terik berbanding terbalik dengan Indonesia.

“Ya, kemarin kami dapat informasi dari pimpinan kita setelah mengikuti rapat di DPR bahwa informasi dari penerbangan itu cuaca di Arab Saudi memang masih lumayan tinggi, yaitu sekira 43-46 derajat di Madinah,” jelas Fitsa di Bekasi pasa Rabu, 30 April 2025.

Melihat keadaan itu, Fitsa meminta kepada para jemaah haji agar terus mengkonsumsi air putih selama berada di Arab Saudi nanti.

BACA JUGA:Tampil di KPK, Bang Haji Rhoma Irama Bawakan 4 Lagu: Kita Doakan Para Pejabat Tak Suka Korupsi

BACA JUGA:Pererat Hubungan dengan Arab Saudi, Indonesia Dorong Pendirian Museum Haji dan Hadis

“Nah ini juga dihimbau kepada jemaah seperti biasa untuk selalu minum air terus menerus secukupnya supaya menghindari dehidrasi,” sebut dia.

Selain itu, Fitsa pun menghimbau kepada para jemaah supaya mengurangi kegiatan yang tidak perlu demi menjaga kebugaran badan saat menjalankan ibadah haji di tanah suci.

“Kami juga mengingat memang kondisi tadi ekstrim seperti itu diharapkan (Jamaah) untuk tidak keluar dengan alasan-alasan yang tidak perlu, lebih baik menjaga kondisi fisik menunggu waktu wukuf nanti,” pungkas Fitsa.

Kendati demikian, pihaknya akan memberangkatkan sebanyak 26.000 jemaah akan di dibagi menjadi 61 kloter dengan kurun waktu 30 hari.

“Rencananya pemberangkatan selama 30 hari, mulai besok, Kamis, 1 Mei sampai dengan tanggal 30 Mei 2025,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads