Dorong Mekanisasi Pertanian, Kemenperin Genjot Industri Alat Mesin Alsintan Lokal

Dorong Mekanisasi Pertanian, Kemenperin Genjot Industri Alat Mesin Alsintan Lokal

Kunjungan Prabowo ke Bengkayang fokus pada UMKM, hilirisasi jagung, dan teknologi pertanian swasembada.--BPMI Setpres

 

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dalam upaya memperkuat produktivitas sektor pertanian nasional, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempertegas peran strategis industri alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam negeri.

Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Darta, penguatan industri alsintan bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga langkah penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem mekanisasi yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen mendorong pertumbuhan industri alat mesin pertanian dalam negeri, terutama untuk mendukung mekanisasi sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional,” ujar Setia dalam konferensi pers daring, Senin (23/6/2025).

BACA JUGA:Makin Jaya, Kemenperin Ungkap Industri Mamin Terus Catatkan Pertumbuhan Positif Sejak Pandemi

Kemenperin telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk memperkuat industri alsintan nasional. Di antaranya:

  • Program standardisasi produk untuk memastikan kualitas dan efisiensi penggunaan di lapangan.

  • Optimalisasi penggunaan produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan penguatan industri lokal.

  • Integrasi kebijakan Making Indonesia 4.0, mendorong transformasi ke arah digitalisasi industri manufaktur yang hemat energi dan biaya.

  • Peningkatan investasi, baik domestik maupun asing, melalui insentif fiskal seperti tax holiday, mini tax holiday, dan tax allowance.

“Kami memacu investasi di sektor teknologi menengah-tinggi untuk mempercepat adopsi dan transfer teknologi,” tambah Setia.

Kolaborasi dengan Akademisi dan Lembaga Riset

Sejalan dengan strategi tersebut, Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian, Solehan, menegaskan pentingnya sinergi antara industri, akademisi, dan lembaga riset.

BACA JUGA:Kemenperin Luncurkan KALCER, Gandeng TikTok Shop dan Tokopedia Angkat Produk Lokal

Kemenperin telah menginisiasi pembentukan Indonesia Manufacturing Center sebagai bagian dari penguatan ekosistem riset dan inovasi untuk menciptakan produk alsintan yang sesuai dengan karakteristik pertanian Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads