Perkuat Kinerja Nasional, BPKH Limited Bukukan Gross Profit per Equity 18,37 Persen
Perkuat Kinerja Nasional, BPKH Limited Bukukan Gross Profit per Equity 18,37 Persen---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Anak usaha milik penuh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia yang beroperasi di Arab Saudi, BPKH Limited mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 di Hotel Mangkuluhur, Jakarta.
Rapat ini menjadi momen penting untuk evaluasi kinerja keuangan serta penguatan arah strategis perusahaan ke depan.
Turut hadir dalam RUPS tersebut Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, Anggota Badan Pelaksana Prof. Arief Mufraini, serta dua Mudir BPKH Limited, Sidiq Haryono dan Iman Ni'matullah.
Dalam agenda RUPS, disetujui laporan pengelolaan dan keuangan tahun buku 2024, penggunaan laba bersih, penunjukan Kantor Akuntan Publik di Arab Saudi untuk audit 2025, serta sejumlah langkah strategis lainnya.
BACA JUGA:Menkes Budi Gunadi Restui Dokter Umum Lakukan Operasi Caesar: Ini Perintah Presiden Prabowo
Catatkan Laba Bersih Rp15,5 Miliar dan ROE 9,98 Persen
Dalam paparannya, Mudir BPKH Limited, Sidiq Haryono, mengungkapkan bahwa perusahaan berhasil mencatat laba bersih sebesar 3,6 juta Riyal Saudi atau sekitar Rp15,5 miliar, dari total modal disetor sebesar 50,01 juta Riyal Saudi.
Capaian ini menghasilkan Return on Equity (ROE) sebesar 9,98 persen, jauh melampaui rata-rata imbal hasil dari instrumen keuangan konvensional.
"Nilai manfaat yang dihasilkan dalam mata uang Riyal Saudi juga menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko pasar, sehingga selaras dengan kewajiban Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang dominan dalam SAR dan USD,” jelas Sidiq.
Tak hanya itu, Gross Profit per Equity BPKH Limited tercatat sebesar 18,37%, menjadi bukti bahwa model bisnis dan portofolio investasi langsung di Arab Saudi telah terbukti efektif, meski perusahaan masih terbilang baru.
BACA JUGA:Lirik Lagu BABYMONSTER Hot Sauce dan Terjemahan Bahasa Indonesia, Comeback Single Terbaru
Dividen Tunai dan Komitmen Ekspansi Bisnis
Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, memberikan apresiasi atas kinerja positif ini.
"Sebagai perusahaan yang baru berjalan dua tahun, BPKH Limited layak mendapat penghargaan karena telah menyetor dividen dari laba bersih sebagai Nilai Manfaat Keuangan Haji kepada BPKH,” ungkapnya.
Senada, Prof. Arief Mufraini menekankan bahwa perusahaan mampu menyetor dividen tunai sebesar 9,02% dari modal disetor, yang seluruhnya kembali digunakan untuk mendukung keberangkatan jemaah haji serta peningkatan kualitas layanan haji.
Lebih lanjut, BPKH juga menyepakati untuk menahan sebagian laba bersih guna memperkuat struktur modal BPKH Limited sebagai upaya ekspansi bisnis di sektor ekosistem haji dan umrah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: