Cap Kaki Tiga Anak Hadirkan Kampanye #LangkahAwalIbu Demi Cegah Si Kecil Panas Dalam
Cap Kaki Tiga Anak Hadirkan Kampanye #LangkahAwalIbu Demi Cegah Si Kecil Panas Dalam---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Cap Kaki Tiga Anak memberi kampanye edukatif bertajuk #LangkahAwalIbu demi dukung peran ibu sebagai garda terdepan dalam menjaga kenyamanan anak.
Kampanye ini hadir sebagai ajakan bagi para ibu Indonesia untuk sigap mengambil langkah pertama yang terpercaya ketika anak mengalami gejala panas dalam, sebagai bentuk kasih sayang untuk menjaga anak tetap nyaman dan ceria di masa tumbuh kembangnya.
Head of Marketing Food & Beverage Kino Indonesia, Lie Joko Budiman menyatakan bahwa pihaknya sangat memahami ada banyak momen kecil yang dapat ditentukan oleh seorang ibu, apalagi saat si kecil mulai menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman pada fisiknya, keputusan ibu untuk sigap bertindak dapat membuat perbedaan besar.
"Melalui kampanye #LangkahAwalIbu, sebuah langkah inisiatif Cap Kaki Tiga Anak untuk mendukung peran Ibu dan juga bentuk dukungan brand secara emosional. Kami ingin mengangkat momen penuh cinta tersebut, yang seringkali tidak terlihat, namun berdampak luar biasa," ujar kata Lie Joko di acara Talk Show “#LangkahAwalIbu: Ibu Sigap, Anak Ceria” di Kidzania Jakarta pada Selasa, 8 Juli 2025.
Apalagi anak-anak usia sekolah berada di fase aktif bereksplorasi dan mulai sering berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Di tengah daya tahan tubuh yang belum sekuat orang dewasa, mereka rentan mengalami gangguan panas dalam dalam ringan seperti tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan—terutama akibat cuaca tak menentu, kurang minum, atau pola makan tak seimbang.
Oleh Karena itu, peran ibu sangat penting untuk peka terhadap gejala awal dan sigap mengambil langkah pertama yang tepat.
Menurut dokter anak dr. Attila Dewanti, Sp.A (K) ia menyayangkan masih ada banyak orang tua sering terlambat menyadari karena gejala awal anak panas dalam yang tidak terlalu terlihat.
BACA JUGA:Siap Tangkal Panas Dalam dan Emosi saat Puasa Ramadan 2024, Ikuti Tips Ini
"Misalnya, anak jadi rewel, menolak makan, atau lebih diam dari biasanya. Bahkan, sariawan pun bisa membuat anak sulit bicara atau makan, tapi karena tidak bisa menjelaskan dengan detail, anak hanya tampak ‘malas’ atau tidak aktif. Maka penting bagi orang tua, terutama ibu, untuk peka terhadap sinyal-sinyal ini—karena inilah langkah awal dalam pencegahan dan perawatan," tutur dr. Attila.
Lebih lanjut menurutnya, dalam konteks ini, peran ibu memang sangat penting. Ibu biasanya adalah orang pertama yang mengenal perubahan sekecil apa pun pada anaknya.
Dari sisi medis, yang merupakan bagian dari early detection.
Tindakan ibu dalam beberapa jam pertama ketika anak merasa tidak nyaman bisa membantu mempercepat pemulihan, mencegah gejala berkembang lebih berat, sekaligus membuat anak merasa lebih aman dan diperhatikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: